Janji Kampanye Segera Direalisasi, Wali Kota Kendari Siapkan Rp100 Juta per RT

Ketgam : Wali Kota Kendari memaparkan capaian selama 100 hari kerja bersama Wakil Wali Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program unggulan berupa pemberian anggaran sebesar Rp100 juta per RT. Program ini merupakan salah satu janji kampanye Siska Karina saat mencalonkan diri bersama Wakil Wali Kota, Sudirman.

Pernyataan ini disampaikan Siska dalam ekspose 100 hari kerja kepemimpinan Siska-Sudirman yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin (10/6/2025).

Bacaan Lainnya
 

“Ini adalah janji kami saat kampanye, dan kami akan realisasikan. Saat ini kami sedang menunggu proses penyusunan RPJMD 2025 sebagai dasar regulasi,” kata Siska di hadapan peserta kegiatan.

Menurut Siska, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 merupakan acuan utama dalam menyusun arah pembangunan Kota Kendari selama lima tahun ke depan. Karena itu, program anggaran Rp100 juta per RT belum bisa langsung dijalankan sebelum dokumen tersebut ditetapkan secara resmi.

“Kalau kita belum menetapkan RPJMD, kita belum bisa jalankan ini. Karena diatur di dalam situ, baik regulasi maupun petunjuk teknisnya. Doakan kami, Insya Allah tahun 2025 bisa kita realisasikan bersama,” ujar Siska optimistis.

Program ini disebut-sebut sebagai bentuk pemerataan pembangunan berbasis komunitas RT, dengan harapan mampu mempercepat penyelesaian persoalan-persoalan langsung di masyarakat tingkat bawah.

Sebagai informasi, Siska Karina Imran dan Sudirman resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari pada Maret 2025. Sejak awal, keduanya mengusung semangat pemerintahan yang dekat dengan rakyat serta pembangunan yang inklusif dan partisipatif.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait