Kantor Dinsos Terbakar, Data Penerima Bansos Ludes, Kerugian Ditaksir Capai 1 Milyar

Ketgam : Sekda Kota Kendari didampingi Kepala Dinsos saat meninjau lokasi kebakaran, Kamis (6/1/2022)

Kendari, Sultrademo.co – Pasca kebakaran yang terjadi di Kantor Dinas Sosial Kota Kendari pada Rabu malam (05/01/2022), Sekretaris Daerah Kota Kendari Nahwa Umar di dampingi Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Abdul Rauf meninjau lokasi terjadinya kebakaran tersebut, Kamis, (06/01/2022).

Nahwa Umar yang ditemui media usai melakukan peninjauan lokasi terus memberikan semangat kepada Kepala Dinas Sosial dan dirinya berharap meski dalam situasi sulit saat ini pelayanan untuk masyarakat tetap harus berjalan.

Bacaan Lainnya

“Namanya bencana kita mau apa. Sudah terjadi dan karena itu pak Kadis supaya bersabar dan pelayanan tidak boleh terputus tetap harus jalan dan gedung yang masih tersisa dimanfaatkan, difungsikan, sambil kemudian dihitung berapa kerugian dan apa saja yang musnah termasuk sarana meja, komputer segala macam itu sesegera mungkin dihitung dan mengajukan anggaran untuk pembangunan kembali ruang kerjanya dan juga saranya secepatnya diajukan ke Pak Wali Kota agar bisa secepatnya diadakan dan bisa segera difungsikan kembali,” tutur Nahwa saat meninjau lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Abdul Rauf yang berada di lokasi yang sama menuturkan dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan akibat kebakaran kemarin ditaksir mencapai angka 1 miliar rupiah. Itu jumlah untuk membangun bangunan yang baru.

Sedang untuk data penerima bansos dari segi fisik, ia menyebutkan semua sudah habis termakan si jago merah namun semua data tersebut akan secara otomatis muncul jika sudah terkoneksi dengan aplikasi.

“Kalau data dari segi fisik tentu kita sudah habis tapi sekarang semua data bansos ini sudah dalam bentuk aplikasi jadi saya pikir kalau sudah terpasang listrik dan wifi insya Allah semua akan terkoneksi dengan pusat dan secara otomatis akan muncul semua nama-nama penerima bansos,” tutur Abdul Rauf.

Untuk operasional pasca kebakaran, dirinya menyebutkan akan tetap berjalan karena sudah memasuki tahun anggaran baru 2022.

“Karena sudah memasuki tahun anggaran baru 2022 akan tetap berjalan hanya saja kita terkendala di sarana dan prasarana kerja karena ada musibah kita harus sesuaikan dengan kondisi ini dan sesuai dengan arahan pak Wali Kota kita akan manfaatkan halaman yang ada seperti tenda darurat kita akan tambah untuk tetap melayani masyarakat mulai hari ini,” imbuhnya.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait