Buton Tengah Sultrademo.co– Penjabat (PJ) Bupati Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhamad Yusup kaget dan merasa tidak percaya melihat data kasus Stunting berada di posisi ke 2 dengan angka 42%
Muhamad Yusup mengaku sangat khawatir dengan kondisi meningkatnya Stunting di Buteng, karena mencapai angka 42% dimana angka tersebut merupakan angka yang sangat kritis.
“Ini berarti kita makan makanan yang tidak bergizi padahal kita tau potensi kita disini sumberdaya kelautan sangat luar biasa dan berlimpah, dan ini suatu kekayaan yang luar biasa,” ucap Muhammad Yusup Senin (12/09/2022).
“Masyarakat kita adalah masyarakat yang kaya ini ditunjukan dengan generasi kita yang hanya 0,3. itu artinya tingkat kesejahteraan kita paling tinggi di Sultra tetapi kok ada Stunting sementara Stunting dengan generasi o ini ia berbading lurus antara kesehatan dengan tingkat kesejahteraan,” tambahnya.
Menurutnya, semakin tinggi tingkat kesejahteraan berarti tingkat kesehatan juga semakin tinggi tetapi anehnya ini berbading terbalik kesejahteraan tinggi dan kesehatan menurun.
“Makanya ini kita perlu lakukan sosialisasi dan edukasi mungkin pemahaman dari masyarakat atau mungkin saja masyarakat mempunyai tingkat ekonomi yang baik tapi uangnya di tabung tidak untuk membeli makanan yang bergizi, bisa saja itu terjadi seperti yang kita ketemukan di lapangan ada satu keluarga bersaudara sampai 13 orang ini hasil survei yang dilakukan oleh tim kesehatan dari pusat ada perutnya buncit, badanya kurus kuning, matanya besar berarti gizi yang tidak cukup dan ini ada di Buteng nanti saya kunjungi,” ucap Muhamad Yusup.
Ditambahkannya, kemungkinan sebagian masyarakat belum mengetahui masalah gizi, misalnya, meskipun masyarakat kaya dengan hasil laut ikan yang mempunyai protein tinggi namun bukan untuk dikonsumsi namun hanya untuk dijual dan malah makan makanan yang tidak bergizi.
“Nah ini kan sangat berbahaya kenapa bisa terjadi seperti ini ya mungkin karena pengetahuan yang rendah, ini juga saya sudah wanti-wanti sama camat sampai tingkat desa, kalau masih tinggi saya akan copot Lurah juga begitu dan Kepala Desa saya anjurkan alokasikan dana Desanya untuk Stunting agar memberikan bantuan kepada Masyarakat untuk memberikan asupan gizi yang cukup dan sehat kepada Masyarakatnya agar tidak terjadi lagi masalah Stunting,” pungkasnya.
Penulis : Irfan’s









