Kejar Target Rekam KIA, Disdukcapil Jemput Bola ke Beberapa Sekolah di Kendari

Ketgam : Proses Pembuatan KIA oleh Disdukcapil Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Kendari, khususnya anak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari melakukan kegiatan perekaman Kartu Identitas Anak (KIA) di sekolah-sekolah.

Hingga saat ini, Disdukcapil Kota Kendari telah melakukan perekaman KIA lebih dari 34 persen atau telah melebihi target yang ditetapkan sebanyak 30 persen dari 107.044 keping.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Dukcapil Kota Kendari, Iswanto Donge menjelaskan, selama bulan Maret, dari tanggal 10-31 Maret mereka melakukan kegiatan jemput bola (Jebol) di 15 sekolah TK dan SD.

Dari kunjungan itu mereka berhasil merekam sebanyak 2.123 KIA dan langsung diserahkan pada siswa yang bersangkutan.

“15 sekolah ini diantaranya sekolah madrasah, ada SD 1, SD Islam, SD Ummushabri, TK Al Qalam,” ungkap Iswanto di ruang kerjanya, Senin (4/4/2022).

Meskipun antusias mengikuti kegiatan Jebol cukup tinggi, namun masih terdapat ratusan siswa yang tidak dilakukan perekaman KIA, karena beberapa alasan seperti domisili siswa di luar Kota Kendari dan tidak melengkapi syarat yang ditetapkan yakni membawa kartu keluarga dan akta kelahiran.

Untuk siswa warga Kota Kendari yang belum melengkapi syarat, diperbolehkan kembali mengunjungi kantor Disdukcapil untuk melakukan perekaman ulang saat jam kerja dengan membawa Kartu Keluarga dan akta kelahiran.

“Pada saat kunjungan ke Ummushabri ternyata di sana ada anak-anak yang dititip dari luar daerah. Itu tidak bisa kita berikan Kartu Identitas Anak, karena orientasi kami khusus warga Kota Kendari,” tambahnya.

Untuk diketahui, hingga Senin 4 April 2022 jumlah blanko KIA yang masih tersedia di Disdukcapil dan tercatat di aplikasi Jaga Kendari (Jari) sebanyak 1976 keping.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait