Kendari Ikut Rakor Nasional, Inflasi Mei 2025 Terkendali di Angka 1,95%

Ketgam : Wawali hadiri rakor bersama Mendagri di ruang command center

Kendari, Sultrademo.co – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Sosialisasi Strategi Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang digelar secara daring dari Command Center Balai Kota Kendari, Senin (26/5/2025).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, serta diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya
 

Dalam arahannya, Mendagri Tito menyampaikan kabar baik terkait capaian inflasi nasional. Hingga Mei 2025, inflasi berhasil ditekan menjadi 1,95% (year-on-year), jauh di bawah target maksimal 3,5%.

“Keberhasilan ini adalah hasil sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah yang menjalankan 9 langkah strategis pengendalian inflasi, termasuk pemantauan mingguan oleh Inspektorat daerah, ” ujarnya.

Tito juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kepentingan antara konsumen dan produsen, serta perlunya pemberian apresiasi kepada daerah yang mampu menjaga stabilitas inflasi melalui Dana Insentif Daerah (DID).

Sementara itu, Menteri Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa inflasi yang terkendali menjadi syarat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, strategi pengendalian inflasi harus diintegrasikan dengan perencanaan pembangunan daerah agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga inklusif dan merata.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 di angka 5,8–6,3%, dengan fokus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di kawasan Timur Indonesia.

Beberapa hambatan struktural yang menjadi perhatian adalah penyederhanaan regulasi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan produktivitas sektor-sektor strategis.

Rakor ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait