Kerugian Materil dan Biaya Korban Bentrok Antar Dua Kelompok Bakal di Cover Pemerintah

Ketgam : Kepala RSUD Kota Kendari, dr.Sukirman

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari pastikan biaya pengobatan korban bentrokan antar dua kelompok massa yang terjadi kemarin, Kamis (16/12/) bakal di tangung.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Kendari Sukirman sesuai perintah dari Wali Kota Kendari, H Sulkarnain, Jumat (17/12/2021).

Bacaan Lainnya

Sukirman mengaku, RS yang dipimpinnya saat ini masih merawat 8 pasien korban bentrok. Setelah sebelumnya disaat kejadian awal, ada 11 pasien yang dibawa ke RSUD Kendari untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka.

“Pada saat bentrokan terjadi ada 11 orang dilarikan ke RSUD Kendari. 8 orang pasien rawat inap dan 3 rawat jalan. Tapi saat ini, sisa 8 orang korban yang masih dirawat sementara 3 lainnya sudah diperbolehkan pulang. Adapun, semua biaya pengobatan ditanggung pemerintah atas perintah Wali Kota,” terangnya.

Sukirman menjelaskan, dari 8 korban bentrok yang masih jalani perawatan, terdapat 2 pasien yang baru saja menjalani operasi dikarenakan pasien tersebut mengalami luka yang serius.

“2 orang baru saja menjalani operasi, semoga bisa segera sembuh dan bisa kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Terpisah, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyatakan terkait kerugian yang dialami masyarakat akibat bentrok yang terjadi antar dua kubu, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan baik kerugian materil maupun biaya yang ditimbulkan terkait dengan korban.

“Kita sedang mendata baik itu kerugian materil maupun biaya korban. Malam ini saya akan rampungkan mudah-mudahan senin sudah bisa kita salurkan kepada yang menjadi korban,” terang Sulkarnain.

“Makanya kami akan mengklopkan data antara data kami dengan data TNI, POLRI, mudah-mudahan bisa segera mungkin. Saya juga sudah menugaskan kadis BPBD dan camat termasuk lurah untuk mendata seluruh masyarakat yang terdampak kemarin,” tutupnya.

Diketahui, pada Kamis kemarin, 2 kelompok massa saling bentrok di Kelurahan Kandai, kecamatan Kendari, Kota Kendari. Beredar banyak video memperlihatkan 2 kelompok pemuda membawa senjata tajam, batu, hingga busur. Namun belum diketahui pasti apa penyebab bentrokan antara 2 kelompok pemuda tersebut.

 

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait