Konawe Selatan, Sultrademo.co– Reaksi demi reaksi terus berdatangan dari Kader Partai Demokrat pelosok tanah air.
Salah satunya Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Konawe Selatan Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Ramlan.
Kata dia, gejolak Partai Demokrat yang melahirkan Ketua Umum Moeldoko hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Sumut sangat inkonstitusional dan bertentangan dengan AD/ART.
Sebab, semua syarat dalam AD/ART tidak satupun terpenuhi. Sehingga pihaknya meminta para gerombolan KLB bodong di Deli Serdang itu segera insyaf dan sadarkan diri.

“Kami minta kepada para gerombolan KLB bodong Deli Serdang untuk segera berhenti menggangu kami, berhenti menggangu partai kami, sebab kami tidak akan pernah gentar sedikitpun dan akan selalu solid serta setia kepada Ketua Umum kami Bung AHY,”tegasnya saat dimintai tanggapan pasca Rapat Konsolidasi Nasional DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota se – indonesia secara Virtual yang dipimpin langsung Ketua Umum AHY, di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Konawe Selatan (09/03/21).
Dia meyakinkan, Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Konawe Selatan serta seluruh jajaran DPC, PAC maupun DPRT akan selalu berada di barisan depan manakala ada yang menganggu partainya ataupun menganggu Bung AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
“Konsolidasi kerakyatan demi tegaknya demokrasi akan kami gelorakan, termaksud melakukan upaya mempertahankan kebenaran di tubuh partai, membela dan berjuang untuk partai kami siap untuk itu,” tandasnya. (AK)
 






