Ketgam : Kepala Kantor Kemenag Konawe, Ahmad Lita Rendelangi, saat meninjau pelaksanaan lomba MTQ tingkat Sultra di MTSN 1 Konawe.

Konawe-Sultrademo.co- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sultra sudah berjalan selama dua hari, sejak 21-25 September 2020. Kali ini, pelaksanaan lomba syiar agama Islam tersebut digelar secara virtual dan diikuti oleh 17 kabupaten/kota di Bumi Anoa.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Konawe, Ahmad Lita Rendelangi mengatakan, meskipun digelar secara virtual, kafilah terbaik Konawe tetap akan diikutkan dalam setiap kategori yang dilombakan dalam ajang MTQ Sultra. Katanya, Kemenag Konawe menyertakan 46 kafilah terbaik yang sudah dijaring lewat MTQ tingkat kabupaten Konawe, beberapa waktu lalu.

“Kita berupaya peserta-peserta itu bisa berlomba dengan maksimal. Kita inapkan di hotel dan berikan fasilitas khusus. Mudah-mudahan, kafilah utusan Konawe bisa berlomba dengan baik,” ujar Ahmad Lita Rendelangi, kemarin, saat meninjau pelaksanaan MTQ secara virtual di MTSN 1 Konawe.

Ia menambahkan, semua kafilah asal Konawe diunggulkan untuk memboyong piala dalam ajang MTQ Sultra. Ia begitu optimis sebab para kafilah juga sebelumnya telah dibekali materi-materi yang dilombakan oleh para mentor terbaik. Meski begitu, ia tetap menyerahkan hasil akhir penilaian kepada dewan hakim di tingkat provinsi. Ahmad Lita juga menganggap, semua kafilah utusan dari kabupaten/kota lainnya merupakan lawan berat dan tak boleh dianggap remeh bagi kafilah asal Konawe.

Baca Juga :  Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65, Satlantas Polres Kolaka Gelar Bakti Sosial

“Tapi kita akan maksimalkan. Kalau sebelumnya kita masuk enam besar, tahun ini kita target di empat besar. Minimal tiap kategori, juara satu sampai tiga disetiap ajang ada kafilah asal Konawe,” optimisnya.

Ahmad Lita menyebut, ada 12 kategori yang dilombakan dalam ajang MTQ Sultra kali ini. Diantaranya, tafsir, khat (kaligrafi), tartil, murattal dan hifdzil Quran. Namun ada satu kategori yang tidak diikuti kafilah asal Konawe yakni mujawwad Quran sebab ketiadaan peserta.

“Peserta terbaik disetiap ajang yang dilombakan, nantinya bakal diutus mewakili Sultra di ajang MTQ Nasional di Sumatera Barat pada November mendatang ,” tandas Kepala Kantor Kemenag Konawe itu.

Laporan : Jumardin

Komentar