KPU Sultra Gelar Diskusi Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara (KPU Sultra) menggelar diskusi diseminasi hasil riset Kepemiluan terkait badan Adhoc. Selasa 15/10 di salah satu Kedai Kopi Kota Kendari.

Terkait itu, hasil riset menunjukan rekruitmen Adhoc Pemilu 2019 di Sultra mempunyai beberapa hal yang harus diperbaiki seperti pola rekruitment, beban kerja dan Integritas

Bacaan Lainnya

Kepala Tim Riset, M. Najib Husein menjelaskan tidak adanya keseragaman model rekrutmen yang dilakukan oleh KPU, memungkinkan adanya perbedaan syarat pada tiap daerah, terutama bagi KPUD yang menyerahkan rekrutmen KPPS dan Linmas pada PPS

“Berdasarkan data KPU Sultra Petugas penyelenggara Pemilu yang menjadi korban yang menderita sakit yaitu 416 orang, 15 orang kecelakaan dan 6 orang meninggal dunia yang tersebar di beberapa Kabupaten/kota. Dan yang terpenting dalam perekrutan petugas kepemiluan adalah sehat fisik dan psikis, artinya KPU harus melibatkan semua dokter ahli, paru, jantung, radiologi, jiwa dan bedah, tambahnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib berharap hasil riset Badan Adhoc menjadi dasar KPU RI untuk pemilu selanjutnya supaya mengurangi hal-hal yang terjadi pada Pemilu 2019.

Menurut Natsir, beberapa faktor yang menjadi pemicu terjadi hal yang tidak diinginkan, salah satunya tingkat kerumitan dalam Pemilu.

“Kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya, pada Pemilu kali ini Pilcaleg dan Pilpres di gabung dalam satu tahapan dan yang sangat merasakan dampaknya adalah KPPS pada saat hari H pelaksanaan,” katanya.

Ditambahkannya, perhitungan harus cepat diselesaikan karena ada tekanan dari saksi dan masyarakat yang memilih di TPS, serta PPS hingga struktural ke atas.

“Hasil ini akan kita sampaikan Ke KPU RI untuk menjadi dasar dalam membuat peraturan teknis khususnya tata kelola adhoc, karena dalam dekat ini juga kita akan menghadapi pilkada di 7 daerah Kabupaten/kota di Sultra dan ini akan kami jadikan Evaluasi dan referensi untuk rekruitmen badan adhoc, semoga tidak ada kendala dalam Pilkada kedepan,” pungkasnya.

Laporan: Irvan
Editor : Anggun

Pos terkait