Kendari, Sultrademo.co – Seorang pria asal Kota Kendari berinisial AA (31) beserta barang bukti narkotika golongan 1 jenis Sabu dengan berat bruto (bb) 12,66 gram berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tenggara ( Sultra). Di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sodohoa , Kecamatan Kendaei Barat, Kota Kendari, Selasa (29/9/2020)

Dir Resnarkoba Polda Sultra Kombes Pol Muh Eka Fhaturahman menjelaskan, berawal dari laporan informasi dari masyarakat bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tinggal seseorang lelaki yang berinisial AA yang sering melakukan peredaran Narkotika jenis Shabu.

“Setelah mendengar laporan masyarakat, Tim kemudian langsung melakukan penyelidikan, Sehingga pada hari Selasa, tanggal 29 September 2020 sekitar pukul 17.00 Wita. Kemudian Tim berhasil mengamankan seorang lelaki berinisial AA (31) di Jalan Pembangunan ,Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, kota Kendari,” ungkap Eka melalui Rilis Pers , Rabu (30/9/2020)

Ia mengungkapkan, saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan di saku kanan celana tersangka sebuah tas dompet kecil berwarna hitam yang berisikan 19 (sembilan belas) bungkus sachet yang diduga berisikan Narkotika golongan 1 jenis Shabu.

Baca Juga :  MA Diskon 1,5 Tahun Vonis Penjara Asrun-ADP, Pengacara: Kami Belum Terima Salinannya

“Tim kami juga menemukan barang bukti lain yakni 1 buah Handphone merk OPPO warna biru serta 1 buah Handphone merk NOKIA berwarna putih disaku celana sebelah kiri, yang diduga dipakai target dalam berkomunikasi untuk transaksi Narkoba,” tambanya.

Eka menjelaskan, saat di interogasi, barang bukti tersebut diperoleh dari seorang yang tidak diketahui namanya, target menerima barang tersebut dengan cara sistem tempel.

“Untuk modus operandinya, tersangka dalam melakukan peredaran dilakukan dengan sistem terputus tidak saling bertemu,” jelas Eka.

“Selanjutnya, Tim memutuskan untuk membawah tersangka dan barang bukti yang disita ke Mako Ditresnarkoba Polda Sultra guna proses Penyidikan lebih lanjut,” Pungkasnya.

Laporan : Ilfa

Komentar