Lahirkan Pilkada Yang Berkualitas, Peran Masyarakat Sangat Dibutuhkan

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra)akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di 7 Kabupaten.

Divisi Penindakan Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo saat menghadiri kegiatan partisipasi publik dalam penegakan pilkada tahun 2020 menegaskan, dalam menghadapi pilkada serentak ke empat di Indonesia ini, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran.

Bacaan Lainnya

“Disitulah akan dilihat fungsi Bawaslu yaitu Pencegahan dan Pengawasan, Pendidikan, dan Penyelesaian Sengketa disini diharapkan semua pihak harus terlibat,” katanya.

Dalam meningkatkan Kualitas pemilu, lanjut Retno, dapat diukur dari dua hal yakni proses dan hasil, dimana prosesnya sesuai dengan perundang-undangan dan hasilnya sesuai dengan pilihan mayarakat. Itulah mengapa kepercayaan dan partisipasi masyarakat sangat menetukan pemilu yang berkualitas.

“Yang menentukan peserta pemilu yaitu partai politik, tidak instan melahirkan calon kepala daerah, dalam UU Pemilu sudah dilarang keras lakukan transaksional, karena partai politik diamanahkan untuk melahirkan kader yang profesional,” imbuhnya.

Seperti di Sultra sendiri, sejauh ini sudah dideteksi petahana yang akan kembali bertarung pada pilkada di 7 Kabupaten,” Di tempat yang sama Ketua Bawaslu

Senada dengan Retno, Ketua Bawaslu Sultra, Hamirudin Udu mengatakan partisipasi pemilih akan menentukan masa depan suatu daerah dan bangsa.

“Tahapan pemilu tidak terlepas peran pemilih, ASN, dan media, untuk itu, semua pihak harus berkomitmen menciptakan Pemilu yang berkualitas,” katanya.

Selain itu, melibatkan perguruan tinggi juga menjadi program bawaslu dalam mensukseskan pemilu, khusunya pilkada 2020 mendatang.

Seperti dikatakan Rektor UHO, Muhammad Zamrun, demi kesuksesan pilkada 2020, Universitas Haluoleo yang dipimpinnya itu akan turut melibatkan diri dalam kepemiluan.

“Kemarin-kemarin banyak kegiatan yang telah di lakukan bersama antara UHO dan penyelengara Pemilu di Sultra, seperti KPU dan Bawaslu Goes to Campus, Riset kepemiluan dan Hitung Cepat,” jelasnya.

“Hal ini harus terus kita lanjutkan dan tingkatkan guna terciptanya Pilkada yabg berkualitas,” pungkasnya.

Laporan : Irfan

Pos terkait