Launching Aplikasi E-Office TTE, Gubernur : Perwujudkan Tiga Misi Dari Empat Misi Pembangunan Sultra

Foto Istimewa : Diskominfo Sultra

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Launching Aplikasi E-Office Tanda Tangan Elektronik (TTE) di Aula Rujab Gubernur Sultra, Selasa (14/12/2021).

TTE merupakan bentuk jaminan keamanan pengamanan informasi daerah yang dapat menjamin keaslian dokumen, otentikasi, kerahasiaan dokumen yang bertujuan kepada perbaikan tata kelola administrasi berbasis elektronik demi mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah, serta mendukung pembangunan pemerintah daerah dan nasional.

Bacaan Lainnya

Penyelenggaraan Launching dan kerjasama ini dihadiri oleh Gubernur Sultra, Forkopimda Sultra, para Bupati/Walikota se-Prov. Sultra serta para Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain itu, Pemprov Sultra juga mendatangkan Sekertaris Utama (Sestama) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN RI) dan Kepala Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) RI beserta jajaran untuk menyaksikan dan melakukan kerjasama langsung Launching serta penandatanganan secara elektronik dihadapan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Pada sambutan Sekertaris Utama (Sestama) BSSN RI, Syahrul Mubarak, menyampaikan bahwa terdapat 3 (tiga) komponen penting dalam smart governance, ialah enabling supply & demand side policy yaitu, hadirnya sebuah kebijakan yang memayungi peran pemerintah, swasta dan masyarakat kota dalam mewujudkan smart governance.

“Peran Diskominfo dalam pelaksanaan SPBE menjadi penting dan strategis dalam rangka mewujudkan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah. Satu hal yang perlu diperkuat dan menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan SPBE adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Komponen penting kedua dalam smart governance ialah transparency & open data, yaitu adanya keterbukaan informasi dan kemudahan mengakses/mendapatkan data,” jelasnya lagi

“Ketiga, ICT (Information, Communication dan Technology) & SPBE,” jelasnya

Sestama berharap, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber dan sandi menjadi prioritas bagi pemerintah daerah, dan Sertifikat elektronik adalah salah satu bentuk aplikasi nyata dari kriptografi yang berperan langsung sebagai elemen pendukung dalam pemenuhan layanan keamanan penyelenggaraan SPBE.

“Pemanfaatan sertifikat elektronik pada SPBE akan menciptakan pelayanan yang lebih fleksibel. Keberadaan sertifikat elektronik, melalui Tanda Tangan Elektronik (TTE) akan menjadi sarana dalam penyediaan data yang akurat demi meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai pengguna layanan nantinya,” tandasnya.

Pada kesempatannya, Gubernur Sultra, menyampaikan bahwa acara launching aplikasi e-office Sultra terintegrasi tanda tangan elektronik yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara pemerintah Prov. Sultra dengan Badan Siber dan Sandi Negara adalah wujud nyata pemerintah dalam pemanfaatan elektronik dalam informasi dan transaksi elektronik yang memberikan dampak positif bagi kemajuan penyelenggaraan pemerintahan.

“Hadirnya aplikasi e-office sultra yang terintegrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) mewujudkan tiga MISI dari empat MISI pembangunan Sultra, yakni mendorong birokrasi pemerintahan provinsi yang modern dengan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi berbasis sarana elektronik, dalam rangka mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, maju, Sejahtera dan bermartabat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait