Massa Tahan Seorang TKA China, Dilarang Masuk Bandara Haluoleo

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat yang di pimpin Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi demonstrasi menolak kedatangan 152 Tenaga Kerja Asing (TKA) gelombang pertama asal China yang rencananya tiba hari ini.

Dalam aksi tersebut, seorang TKA asal China yang hendak melintas diamankan massa di simpang bandara Haluoleo, Desa Ambaipua Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Selasa, (23/6/2020)

Bacaan Lainnya

TKA dihadang saat mobil Hilux yang dikendarainya melintas dari arah Kota Kendari menuju Bandara Haluoleo bersama penerjemah bahasa China.

Penerjemah bahasa, Hendrik menjelaskan, pada awak media, Mr. Wei yang bersamanya merupakan TKA China yang bekerja di Virtue Dragon Nikel Industri ( VDNI) .

“Nama saya Hendrik, saya sebagai penerjemah bahasa, kalau ini namanya Mr Wei, dia TKA yang bekerja di PT VDNI bagian transportasi. Kontraknya sudah habis selama satu tahun,”ungkapnya.

Hendrik mengatakan, maksud dan tujuan ke bandara Haluoleo untuk melakukan rapid test dan kemudian ke Jakarta dan pulang ke China.

“Kami mau ke bandara untuk melakukan rapid test,” alasannya.

Setelah diamankan, TKA China tersebut lalu diminta untuk kembali dan dilarang menuju ke bandara.

 

Pos terkait