Kendari, Sultrademo.co – Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) untuk pertama kalinya menggelar Medical Tennis Tournament (MTT) di Lapangan Tenis Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jumat (14/11/2025).
Turnamen ini menjadi rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November dan HUT ke-68 PAPDI yang mengusung tema “Mengabdi dan Menyala Untuk Kesehatan Indonesia”.
Ketua PAPDI Sultra, dr. Haeril Aswar, SpPD, mengatakan momentum peringatan HKN dan HUT PAPDI menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan kegiatan yang menyehatkan sekaligus mempererat kebersamaan para dokter.
“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka memperingati HKN tanggal 12 November dan HUT PAPDI tanggal 16 November. Momennya memang tepat untuk melaksanakan kegiatan olahraga,” jelas Haeril.
Haeril menambahkan, olahraga merupakan bagian penting dalam definisi sehat menurut WHO.
“Definisi sehat menurut WHO itu salah satunya terkait aktivitas olahraga, dan itu selaras dengan tema ‘Mengabdi dan Menyala Untuk Kesehatan Indonesia’. Kebetulan ini event MTT pertama, semoga ke depan bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Ketua panitia, dr. Tety Yuniarty Sudiro, SpPD, turut menjelaskan alasan memilih tenis sebagai olahraga utama dalam turnamen perdana ini.
“Tenis itu olahraga yang punya legacy. Olahraga lain sudah banyak kegiatannya, jadi kami buat yang berbeda. Apalagi banyak dokter memang rutin olahraga tenis,” kata Tety.
Ia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang menyehatkan, tetapi juga mempererat relasi antar dokter di Sulawesi Tenggara.
“Kami harap kegiatan ini membawa dampak positif bagi kesehatan sekaligus memupuk silaturahmi antar dokter. Pesertanya dari berbagai dokter spesialis se-Sultra,” ucapnya.
“Semoga tahun depan bisa digelar lagi dalam skala yang lebih besar,” tambahnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra, La Ode Daerah Hidaya, yang membuka turnamen tersebut, mengapresiasi inisiatif PAPDI.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan apresiasi kepada PAPDI yang telah menginisiasi penyelenggaraan Medical Tennis Tournament,” ujarnya.
Turnamen perdana ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para dokter yang hadir. Selain menjadi ruang untuk berolahraga, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan di tengah padatnya pelayanan kesehatan.
Laporan: Arini Triana Suci R










