Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari mengadakan Klinik Pelatihan (Coaching Clinic) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Senin (23/12/2024) di salah satu hotel di Kendari.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi akuntabilitas kinerja perangkat daerah dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berkualitas.
Acara ini dihadiri oleh kepala bagian dan pejabat struktural di lingkup Pemerintah Kota Kendari. Selain sebagai ajang pelatihan, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus menyusun strategi perbaikan yang lebih efektif.
Plh Inspektur Kota Kendari, Syahrir, dalam sambutannya menekankan pentingnya evaluasi terhadap laporan SAKIP yang telah disusun oleh perangkat daerah. Ia menggarisbawahi bahwa penyusunan dokumen harus diimbangi dengan pelaksanaan yang berkualitas.
” Bukan hanya sekadar melengkapi dokumen, tetapi juga memastikan kualitas implementasinya benar-benar optimal,” ujar Syahrir.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Inspektorat Kota Kendari mampu mencapai target peningkatan akuntabilitas kinerja pada tahun 2025, seraya mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam kegiatan ini.
” Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga hasilnya mampu memberikan dampak positif,” tambahnya.
Sementara itu, Irban Wilayah II, Muhammad Yusuf Jato, memaparkan bahwa Kota Kendari telah berhasil mempertahankan predikat B (Baik) dalam evaluasi akuntabilitas kinerja selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, coaching clinic ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perangkat daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita akan dibekali langsung oleh BPKP Perwakilan Sulawesi Tenggara terkait rencana perbaikan SAKIP. Harapannya, predikat ini bisa terus ditingkatkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Kendari diharapkan semakin siap menghadapi tantangan peningkatan akuntabilitas kinerja, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, dan menciptakan pelayanan publik yang optimal.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






