Pemkot Kendari Dukung Penuh Langka Mitigasi Bencana dan Pengendalian Inflasi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

Ketgam : Pemkot Kendari ikut Rakor TPID bersama Pemerintah pusat terkait

Kendari, Sultrademo.co – Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding, mewakili Penjabat Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Command Center, Balai Kota Kendari, Senin, (18/11/24)

Rapat ini dilaksanakan secara hybrid, menghadirkan para pemangku kepentingan tingkat nasional dan daerah, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala BNPB Suharyanto, dan Kepala PVMBG Priatin Hadi Wijaya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkada serentak, serta menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah siaga darurat secara antisipatif dan responsif untuk meminimalkan risiko bencana, ” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati memaparkan prediksi peningkatan curah hujan pada tahun 2025, dengan sekitar 67 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami intensitas hujan tinggi, hingga 5000 mm per tahun di beberapa wilayah.

Dwikorita menjelaskan adanya anomali suhu muka laut yang menunjukkan pemanasan dengan nilai rata-rata +0,69°, yang memengaruhi pola cuaca dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.

Dikesempatan yang sama, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan pentingnya mempersiapkan sumber daya, kelengkapan alat, dan anggaran untuk menghadapi potensi darurat.

“Daerah dengan riwayat bencana diimbau menetapkan status siaga darurat agar dapat mengakses Dana Siap Pakai (DSP). Langkah konkret seperti pendalaman alur sungai dan perbaikan tanggul yang rusak menjadi prioritas,” ujarnya.

Dalam konteks pengendalian inflasi, dampak cuaca ekstrem menjadi perhatian serius karena memengaruhi sektor pertanian dan distribusi bahan pokok. Upaya mitigasi bencana juga dipandang sebagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Kendari melalui Asisten II, Jahudding, menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah-langkah mitigasi bencana dan pengendalian inflasi sesuai arahan pemerintah pusat.

“Sinergi antar perangkat daerah akan terus diperkuat untuk memastikan pelaksanaan langkah strategis ini berjalan optimal, terutama menjelang momen-momen krusial seperti Pilkada dan Nataru,” katanya.

Ia pun berharap rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan menjaga stabilitas ekonomi.

Langkah antisipatif yang terkoordinasi diharapkan dapat melindungi masyarakat Kendari dari potensi dampak buruk bencana dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait