Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menggelar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan daya saing, inovasi, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2025.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Kendari, Imran Ismail yang mewakili Wi Kota Kendari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kendari, kami menyambut gembira serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelatihan ini. UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Mereka memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya, Selasa, (17/06/25).
Ia berharap melalui pelatihan ini para pelaku UMKM dapat semakin berdaya saing, inovatif, dan mampu menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Pelatihan yang diberikan meliputi berbagai bidang, seperti kewirausahaan, keterampilan teknis, manajerial, kompetensi berbasis SKKNI, teknologi informasi, literasi keuangan, akses pemasaran, standarisasi dan sertifikasi produk, serta pengadaan barang dan jasa UMK.
“Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, hingga akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kendari juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Kendari, Sarifuddin, mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang kemudahan berusaha serta aspek teknis pemasaran bagi para pelaku UMKM.
“Kami ingin pelatihan ini bisa mendorong semangat dan kepercayaan diri para pelaku usaha sebelum memulai usahanya. Harapannya, pelaku UMKM mampu menjawab tantangan sebelum membuka usaha,” kata Sarifuddin.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pelaku usaha. “Saya harapkan di setiap pelatihan ada unsur teknologi agar UMKM bisa menguasai digitalisasi,” ujarnya.
Sarifuddin berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini secara aktif agar tujuan dan output kegiatan dapat tercapai sesuai dengan visi-misi Kota Kendari yang maju, berdaya saing, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.
Laporan : Hani
Editor : UL










