Pemprov Sultra Bergerak Cepat Lakukan Penurunan Stunting

Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawa

Kendari, sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya untuk melakukan penurunan angkat stunting.

Pasalnya menurut Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 Sultra merupakan satu dari 12 Provinsi dengan prevalensi angka stunting tertinggi di Indonesia. Terdata secara nasional berada diurutan ke 5 dengan kasus Stunting sebesar 30,2 persen.

Bacaan Lainnya
 

Kemudian pada tahun 2022 terjadi penurunan sebesar 27,7 persen. Data tersebut menempatkan Sulawesi Tenggara berada diurutan ke 9.

Selajutnya, jika dilihat data per Kabupaten/Kota, maka yang tertinggi berada di Kabupaten Buton Tengah sebesar 41,6 persen.

“Ini berarti hampir setengah dari Balita yang ada di Kabupaten Buton Tengah terindikasi stunting. Sedangkan yang terendah adalah Kota Kendari sebesar 19,5 persen,” ujar Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas, Kamis (24/8/2023).

Sehingga, kata Lukman pemerintah Provinsi Sultra sangat serius mengupayakan penurunan stunting. Dengan terus melakukan penguatan kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi yang diperlukan dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting.

“Target kita sangat jelas. Target yang sudah ditetapkan secara nasional menjadi 14 persen pada Tahun 2024. Jadi kita masih perlu kerja kolaboratif dan melibatkan semua unsur,” paparnya.

Adapun peran pemerintah Kabupaten/Kota, lanjut Lukman, dengan menyiapkan kebijakan berkaitan penurunan stunting, melaksanakan standar pelayanan minimal secara maksimal, menetapkan target percepatan penurunan stunting untuk mendukung pencapaian target nasional.

Kemudian menetapkan program dan kegiatan terkait penurunan stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, meningkatkan alokasi dan efektifitas penggunaan dana desa untuk penurunan stunting, melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penurunan stunting.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait