Kendari, Sultrademo.co — Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Sulawesi Tenggara turut ambil bagian dalam Training Peace Leader yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Plaza Kubra, Kendari, pada 2–3 Oktober 2026.
Training Peace Leader menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas bagi generasi muda lintas iman dalam memahami nilai-nilai perdamaian, toleransi, dialog antarumat beragama, serta kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tenggara.
Dalam kegiatan tersebut, Andhika Prasetya, S.H., M.H., menjadi salah satu perwakilan Pemuda Katolik Komda Sulawesi Tenggara yang mengikuti rangkaian kegiatan bersama peserta dari berbagai latar belakang agama dan komunitas kepemudaan.
Keikutsertaan Pemuda Katolik Komda Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun perdamaian, memperkuat toleransi, serta menciptakan ruang dialog dan kerja sama lintas iman.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan mengenai kepemimpinan perdamaian, komunikasi lintas iman, pengelolaan keberagaman, serta pentingnya membangun relasi yang konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Andhika Prasetya menyampaikan bahwa keterlibatan generasi muda dalam berbagai ruang dialog lintas iman merupakan langkah penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Pemuda harus mengambil peran dalam menjaga perdamaian dan kerukunan. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk menjauh, tetapi menjadi ruang untuk saling mengenal, memahami, dan membangun persaudaraan,” ujarnya.
Menurutnya, semangat peace leader sejalan dengan semangat kaderisasi Pemuda Katolik dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi Gereja dan Tanah Air.
Pemuda Katolik Komda Sulawesi Tenggara memandang bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara. Karena itu, dialog dan kolaborasi lintas iman perlu terus dibangun dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat kerukunan.
Pemuda Katolik Komda Sulawesi Tenggara menyampaikan apresiasi kepada FKUB Provinsi Sulawesi Tenggara atas terselenggaranya Training Peace Leader serta ruang yang diberikan kepada generasi muda lintas iman untuk belajar, berdialog, dan membangun jejaring bersama.
Kedepan, Pemuda Katolik Komda Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam berbagai ruang kolaborasi yang mendorong toleransi, persaudaraan, perdamaian, dan persatuan di Sulawesi Tenggara.
Pemuda Katolik Komisariat Daerah Sulawesi Tenggara
Beriman, Berbangsa, dan Mengabdi.
 






