Kendari, Sultrademo.co – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara Komjen Pol (P) DR.(H.C) Andap Budhi Revianto menuturkan ada delapan isu strategis yang ada di Sulawesi Tenggara.
Hal itu diungkapkannya memimpin Rapat Koordinasi bersama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, Jumat (8/9/2023).
“Ada delapan isu strategis yang saat ini ada di Sulawesi Tenggara,” ujar Andap di Kantor Gubernur Sultra, Jumat (8/9/2023).
Pertama, tidak stabil harga dan ketersediaan komoditas pangan;
Kedua, tingkat kemiskinan dan stunting yang cukup tinggi;
Ketiga, belum optimalnya potensi pariwisata berkelanjutan (Sustainable Tourism);
Keempat, tidak meratanya akses pendidikan, kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar;
Kelima, percepatan penyelesaian proyek strategis nasional;
Keenam, belum optimalnya hilirisasi nikel dan aspal ramah lingkungan serta ekspor usaha pertanian dan industri penggolahan;
Ketujuh, belum optimalnya implementasi reformasi birokrasi, digitalisasi layanan dan SPBE; dan
Kedelapan, pelaksanaan pemilu 2024.
Menurutnya, kualitas sumberdaya manusia merupakan penentu utama dalam keberhasilan suatu organisasi.
Ia menguraikan ada 8 Komponen perubahan reformasi birokrasi, yaitu Pertama manajemen perubahan, Kedua penguatan pengawasan, Ketiga penguatan tata laksana, Keempat peraturan perundang- undangan, Kelima sistem manajemen SDM aparatur, Keenam penataan dan Penguatan Organisasi, Ketujuh akuntabilitasi kerja dan Kedelapan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Sekda Sultra Asrun Lio dalam arahannya menerangkan ada depalann isu strategis yang penting untuk didiskusikan.
“Pertama pengendalian inflasi dan ketersediaan pangan strategis, Kedua percepatan penanganan kemiskinan dan stunting, Ketiga reformasi birokrasi, Keempat percepatan penyelesaian proyek strategis nasional, Kelima optimalisasi pemberdayaan potensi pariwisata berkelanjutan, Keenam hilirisasi nikel dan aspal ramah lingkungan, Ketujuh akses pendidikan, kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk seluruh masyarakat dan Kedelapan terkait pemilu,” tandasnya.
Laporan: Muh Sulhijah










