Polisi Periksa Dua Oknum Disdukcapil Kota Kendari yang Nekat Palsukan KTP WNA Asal Tiongkok

Reporter: Hani

Kendari, Sultrademo.co – Terkuaknya kasus kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu oleh seorang warga negara asing di Kota Kendari, menjadi tamparan keras bagi Dinas Dukcapil kota Kendari.  

Sebelumnya, Polda Sultra telah melakukan penyelidikan kasus dugaan KTP palsu tersebut. Sejauh ini polisi telah memeriksa pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kendari dan Istri Mr Wang, Nining.

“Untuk perkembangan kasus ini sudah ada titik terang. Yang jelas kita masih mencari fisik KTP-nya,” kata Ditreskrimum Polda Sultra Kombes Pol La Ode Aris El Fatar belum lama ini.

Aris mengungkapkan bahwa selain KTP elektronik, diduga juga ada rencana membuat akte kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) Mr. Wang

Hasil penyelidikan selanjutnya menunjukkan bahwa Istri Mr. Wang menjadi aktor utama dalam pembuatan KTP palsu tersebut. Pasalnya dua bersaudara di Disdukcapil Kota Kendari (Sultra) berinisial I dan A diduga mendapatkan imbalan Rp 50 juta dari Istri Mr. Wang untuk mencetak KTP atas nama Wawan Razak Saputra Alias Mr.Wang.

Kedua saudara tersebut merupakan tenaga honorer di Disdukcapil Kota Kendari. Keduanya mengatur strategi pembuatan KTP Palsu dengan menggantikan nama Mr Wang menjadi Wawan Razak Saputra.

KTP yang dicetak memang fisiknya merupakan KTP asli, namun Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak tercatat secara online alias palsu.

Menanggapi hal tersebut, Pemkot Kendari melalui Wakil Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran menegaskan bahwa pihaknya bakal menindak tegas oknum yang terlibat.

“Kalau itu tenaga honorer pasti akan langsung diberhentikan” kata Siska via Whatsapp (Minggu, 18/05/2020).

Ia menambahkan terkait kasua pembuatan KTP palsu pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kendari saat ini masih dalam penelusuran.

“Saat ini masih di telusuri, nanti semua clear kami akan sampaikan,” Tambah Siska.

Untuk diketahui, Selain KTP Palsu, Istri Mr Wang juga akan berencana membuat akta kelahiran sang suami. Namun, kasus pembuatan KTP palsu tersebut terlebih dulu mencuat saat anggota TNI di lokasi pertambangan perusahaan Mr.Wang menanyakan identitas Mr. Wang.

Laporan : Hani
Editor : MA

 

Berlangganan Berita Terbaru Sultrademo.co!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

error: Konten Terproteksi !!