Polres Muna Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Asusila di Butur

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Kasus dugaan asusila yang menyeret nama baik salah satu pejabat tinggi di Buton Utara dinilai tidak mendapat ketidakpastian hukum.

Padahal, kasus tindakan asusila itu hingga kini menjadi perbincangan khusus dan menyita perhatian publik. Pasalnya dilakukan oleh pejabat tinggi kepada anak dibawah umur.

Bacaan Lainnya

Adalah Asron, seorang advokat mendesak pihak Polres Muna untuk bekerja cepat dan profesional dalam menuntaskan kasus itu. Serta segera mengakhiri kegaduhan dan iklim yang tidak kondusif di Buton Utara. Apalagi, masih kata dia, sebentar lagi Butur akan menghadapi momen Pilkada Tahun 2020.

“Saya mengapresiasi upaya hukum pihak Polres Muna yang telah menindak tersangka mucikari. Kasus ini kan dua orang terduga pelakunya, tidak ada mucikari tanpa adanya pengguna jasa. Seharusnya kepolisian sudah bertindak tegas, bukti dan petunjuk yang mengarah pada pengguna jasa sudah terang. dengan ditersangkakannya mucikari. Pihak polres tidak boleh lamban dan harus transparan ke publik, sudah sejauh mana tahapan kasus ini,” tambahnya. Kamis, 10/10/19.

“Kita prihatin terhadap korban yang masuk kategori di bawah umur, itu menimbulkan tekanan psikis dalam pergaulan dengan terus maraknya perbincangan soal dirinya di tengah masyarakat,” tutupnya.

Dihubungi via telepon,  Kasat Reskrim Kabupaten Muna mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan, dengan kata lain pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan memepercayakan kasus ini kepada Kepolisian,” singkatnya.

Laporan : Irvan
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait