Ketgam: Rumah Makan (RM) Kampung Bakau dan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) saat penandatanganan MOU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) (Foto: Ilfa/sultrademo.co)

Kendari, Sultrademo.co – Rumah Makan (RM) Kampung Bakau menandatangani Momerandum of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) terkait penggunaan lahan sebagai taman edukasi dan pengelolaan pusat studi mangrove di Cafe Kampung Bakau pada Jumat (2/10/2020).

Owner Kampung Bakau, Irmawati mengungkapkan bahwa pihak Kampung Bakau sangat peduli dengan kelestarian lingkungan, menjaga kesehatan suatu ekosistem.

“Tidak benar bahwa pihaknya merusak lingkungan. Justru sebaliknya, kita berusaha kampung bakau ini di kelilingi dengan hutan mangrove yang terkelola dengan baik,” ungkapnya.

Pemandangan salah satu sudut Rumah Makan Bakau saat malam hari (Foto: Ilfa/sultrademo.co)
sultrademo

Ia mengatakan, dirinya menjamin, semua bangunan yang dikelola pihaknya didirikan dengan memikirkan dampak lingkungan.

“Bangunannya pun tidak ada yang permanen. Kita mendirikan bangunannya ditempat yang tidak ditumbuhi bakau,” ungkapnya.

Selain itu, Irma berterima kasih kepada pihak UMK atas Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan. Pihaknya melibatkan UMK agar kedepannya Kampung Bakau tidak hanya dilihat dari segi ekonomi tapi ekologi juga dan pengetahuan tentang bakau.

Baca Juga :  Kasatpol PP Konut Tegaskan Internalnya Jika Terlibat Politik Praktis Bakal Dicopot

“Saya tegaskan, kami tidak pernah berpikir melakukan penebangan bakau, tidak mungkin kita merusak nilai jual dari Kampung Bakau ini, justru kami berusaha untuk mengelola dengan baik ,” Ujarnya.

Di tempat yang sama, Rektor UMK, Amir Mahmud mengatakan, tujuan UMK melakukan kerja sama ini ialah sebagai wadah penelitian, pengelolaan dan pengembangan mangrove yang ada. Tujuannya untuk mengetahui keadaan kondisi fisik, keadaan lingkungan, batas-batas wilayah, dan potensi yang ada pada wilayah tersebut.

“Hadirnya kami untuk membantu mendampingi pihak Kampung Bakau, mengupdate perkembangan kondisinya. Apabila ada perubahan akan kita laporkan, jika tidak ada, tetap kita laporkan demikian,” pungkasnya.

Laporan : Ilfa
Editor : MA

Komentar