Sebelum Disimpan di Ibu Kota Baru, Plt. Wali Kota Baubau Gelar Ritual Pengambilan Tanah Keraton Buton

Ketgam : Ritual Pengambilan Tanah di Keraton Baubau Untuk Dibawa ke Ibu Kota Baru

Baubau, Sultrademo.co – Sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Bau-bau berserta tokoh adat dan masyarakat Buton atas titah Presiden Joko Widodo kepada seluruh Gubernur di Indonesia untuk menyiapkan dua liter tanah dan dua liter air untuk kemudian disimpan di Ibu Kota Negara yang baru, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Gubernur Sultra (Sulawesi Tenggara) Ali Mazi segera mengambil langkah atas titah Presiden tersebut dengan meminta kepada Pemerintah Kota Bau-bau untuk mengambil tanah di Komplek Keraton Kesultanan Buton.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dibenarkan oleh Plt. Wali Kota Bau-bau, La Ode Ahmad Monianse. Menurut beliau, Gubernur meminta pihaknya untuk mengambil tanah di Benteng Keraton dan kemudian dua liter air yang dimaksud diambil dari sungai Konaweha.

“Beliau (Ali Mazi) yang meminta kita untuk mengambil tanah dari Benteng Keraton karena menurutnya tanah ini tanah berkah dan diberkati. Untuk air dua liter kita ambil dari Konawe,” tutur Ahmad Moninase.

Ahmad Monianse menambahkan, pengambilan tanah tersebut dilakukan secara ritual sesuai adat yang berlaku di Kabupaten Buton.

Untuk diketahui, pengambilan tanah Buton sebanyak 2 liter, diambil dilokasi dekat makam Sultan Murhum benteng Keraton Kesultanan Buton Kota Baubau dan air sebanyak 2 liter yang akan diambil dari air sungai Konaweha, Minggu,(13/03/2022).

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait