Shintya Putri Anawula Buka Bimtek Pokja 1: Perkuat Peran PKK dalam Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental

Ketgam : Ketua TP-PKK Kendari membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) 1

Kendari, Sultrademo.co Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Kendari, Ny. Shintya Putri Anawula Sudirman, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) 1, Jumat (20/6), di salah satu hotel di Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Ny. Shintya menegaskan pentingnya peran strategis Pokja 1 dalam membangun ketahanan keluarga yang berkarakter, sehat, dan tangguh, khususnya melalui program unggulan nasional “PAAREDI” yang merupakan hasil prioritas Rakernas IX PKK.

Bacaan Lainnya
 

“Keberhasilan program PAAREDI tidak akan tercapai tanpa pengelolaan administrasi yang tertib dan akuntabel. Melalui bimtek ini, kami ingin memperkuat pemahaman terhadap substansi program sekaligus meningkatkan keterampilan administrasi,” ujar Shintya.

Menariknya, dalam pelatihan ini TP PKK Kota Kendari turut menghadirkan seorang psikolog guna memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, baik bagi kader PKK maupun masyarakat luas.

“Saya sangat berharap materi dari narasumber nantinya dapat disebarluaskan kepada masyarakat. Ini penting agar berbagai fenomena buruk terkait kesehatan mental tidak terjadi lagi di Kota Kendari,” tambahnya.

Shintya juga menekankan bahwa kegiatan ini harus menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan PKK, khususnya Pokja 1, agar semakin terstruktur, sistematis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan bimtek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari melalui TP PKK untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas kader dalam menjalankan tugas-tugas pemberdayaan keluarga di tingkat kota hingga kelurahan.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait