Kendari, Sultrademo.co – Luapan air ditengah musim hujan di Kota Kendari kembali menjadi perbincangan publik ditengah kelangkaan dan meroketnya harga minyak goreng saat ini.
Pasalnya, curah hujan yang mengguyur kota Kendari beberapa hari ini kembali mengakibatkan banjir dibeberapa titik. Bahkan pemukiman warga pun ikut terendam.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyatakan drainase Kota Kendari sudah berfungsi sebagaimana mestinya hanya saja sering kali dengan kondisi tertentu menyebabkan luapan air sampai ke jalan bahkan ke pemukiman warga.
“Ini sebenarnya reguler kita lakukan tapi karena melihat ada kejadian beberapa hari terakhir, walaupun sebenarnya sebentar sekali airnya setelah itu surut. Ini menandakan bahwa sebenarnya drainase kita berfungsi hanya sering kali untuk kondisi-kondisi tertentu dimana debit air hujan itu tinggi seperti kemarin-kemarin menyebabkan luapannya sampai kejalan dan dilingkungan masyarakat,” terang Wali Kota, Rabu, (23/03/2022).
“Jadi ini terbukti bahwa drainasenya berfungsi hanya daya tampungnya yang berkurang karena adanya sedimentasi dan sampah yang menumpuk di drainase itu,” tambah Wali Kota.
Untuk menghindari terjadinya kondisi yang serupa, Wali Kota mengatakan pihaknya akan mengajak RT/RW dan masyarakat di tingkat kelurahan untuk bersinergi, meluangkan waktu melakukan kerja bakti dan menormalkan kembali fungsi drainase di Kota Kendari.
“Saya minta kerja sama semua masyarakat RT, RW ditingkat kelurahan, luangkan waktu untuk melakukan kerja bakti dan menormalkan fungsi drainase kita,” imbuhnya.
“Saya juga ingin menghimbau kepada masyarakat mohon untuk sama-sama kita jaga lingkungan kita. Drainase kita sudah dibangunkan tolong sedimentasinya juga jangan menunggu petugas untuk kemudian digali karena kalau luapannya terjadi kan tidak menunggu petugas artinya dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutup Wali Kota.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






