Kendari, Sultrademo.co – Badan Pengawaspemilu (Bawaslu) Kota Kendari saat mengelar rapat koordinasi pengawasan tahapan pemilu di Salah satu hotel di Kendari, Senin (24/2), membahas terkait evaluasi pelaksanaan tahapan pemilu maupun pemilihan yang sudah di laksanakan di kota kendari.
“Tujuan kami adalah kenapa kemudian kami Bawaslu bukan sebagai narasumber. Supaya mereka lebih bebas menyampaikan terkait keluhan-keluhan apa yang sebenarnya terjadi dan masalahnya kendalanya ada dimana,” kata Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin, SH.
Ditmbahkannya, karena rakor ini dihadiri dari berbagai pihak seperti perwakilan pemerintah Kota Kendari, LSM, Pemantau Pemilu, Dinas Kependudukan dan Pencatatatan Sipil (Disdukcapil) Kendari, serta media, pihaknya berharap ada masukan secara bebas kepada pihaknya untuk diperbaiki dalam tahapan pemilu kedepan.
“Maka kemudian dari hasil-hasil ini kami akan koordinasikan lebih jauh mungkin, kalau terkait kendala regulasi kami akan koordinasi antar sektoral misalnya kami akan lebih lakukan lebih intens lagi,” tambahnya.
Salah satu unsur penting yang disoroti Bawaslu dalam rakor juga soal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Kendari. Pasalnya ASN dinilai masih tidak netral dalam setiap kali pemilu atau pilkada.
“Karena dari beberapa kasus yang kami proses data, rata-rata mereka tidak memahami prosedur karena itu kami memberikan masukan dan rajin melakukan sosialisasi sehingga kedepannya tidak terjadi lagi,”lanjutnya.
“Masih banyak kasus netralitas ASN yang sering terjadi. Makanya kami Bawaslu menyampaikan kepada pemerintah Kota agar lebih intens mensosialisasikan peraturan atau regulasi menyangkut ASN. Karena dari beberapa kasus yang kami proses rata-rata mereka tidak memahami regulasi itu,” pungkasnya.
Ilfa







