Soal Tudingan Gubernur Abaikan Inpres, Ridwan Badallah: Itu Tidak Benar

  • Whatsapp

KENDARI, sultrademo.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Kominfo Sultra menanggapi adanya tudingan bahwa Gubernur Sultra Ali Mazi mengabaikan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 terkait peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19.

Kadis Kominfo Sultra, M. Ridwan Badallah menjelaskan bahwa tudingan tersebut tak benar dan berdasar. Pasalnya, saat ini Pemprov Sultra tengah menyiapkan Perda tindak lanjut dari inpres tersebut yang direncanakan akan keluar dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

“Inpres nomor 6 itu kita sudah terjemahkan ke dalam beberapa peraturan yang ada. Salah satunya itu Perwali (Kota Kendari) yang sudah turun kemudian pergub juga dalam waktu dekat akan turun, terkait pemberian sanksi atau punishment kepada orang-orang yamg melanggar (protokol kesehatan)” terang Ridwan saat dihubungi via telepon.

Ridwan menjelaskan sebelum keluarnya Perwali Kota Kendari Gubernur telah memanggil Sekda Kota Kendari untuk menanyakan perihal mandeknya Perwali. ” Alhamdulillah besoknya keluar. Pak Gubernur menginginkan semua rantai birokrasi itu dipermudah” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemprov Sultra melalui Asisten I bakal menggelar rapat vidcon dengan kepala daerah yang menggelar Pilkada serentak 2020 terkait pencegahan penyebaran Covid-19 selama tahapan Pilkada berlangsung.

” Besok itu Rabu, sudah ada instruksi langsung dari Pak Gubernur. Insya Allah Pak Gubernur memimpin langsung vidcon. Untuk menyampaikan kepada kepala daerah mungkin juga KPU, Bawaslu termasuk Cakada terkait adanya sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan” ujar Ridwan.

Pos terkait