Sosialisasi Program JARI, Inspektorat Kendari Pastikan Layanan Program Laika Bebas SPG

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Dalam rangka mensosialisasikan program Jaga Kendari (JARI),Tim Inspektorat Kendari bersama Irban (Inspektur Pembantu) 1 Inspektorat Kota Kendari Rida Wahyuni Nappu berkunjung ke Kantor Camat Kadia untuk berdialog dengan camat, sekretaris canat, lurah dan sekretaris lurah serta ASN se Kecamatan Kadia.(Kamis,16/07/2020).

Rida Wahyuni dalam kunjungannya mengatakan, dengan adanya program JARI, semua pejabat struktural, staf ASN, dan honorer diharapkan terbebas dari Suap, Pungli maupun Gratifikasi (SPG).

Bacaan Lainnya

Hal ini berkaitan dalam penyelenggaraan pelayanan di kantor kecamatan dan kelurahan serta masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi kecapilan dan pelayanan program LAIKA.

“Camat dan Lurah tak bisa bekerja sendiri, harus didukung oleh semua staf ASN dan Honorer agar pelayanan bisa terbebas dari SPG,” Jelas Rida.

Di tempat yang sama, Camat Kadia Saidin Siho mengatakan dengan adanya peogram tersebut, pihaknya akan memastikan pelayanan di Kecamatan dan Kelurahan bebas daei SPG meakipun di akuinya terkadang masih ada saja masyarakat yang memberi peluang kepada petugas pelayanan untuk melakukan tindakan tersebut.

“Kadang petugas pelayanan sudah berupaya menghindari SPG, tapi ada saja masyarakat yang memberi peluang. Itu dikarenakan masyarakat yang sibuk, menguasakan pengurusan surat-suratnya kepada orang lain. Di sinilah awal SPG terjadi. Karena orang yang dikuasakan untuk mengurus, pasti dibekali uang capek, uang makan, uang bensin dan sebagainya,” urai Camat Kadia.

Lanjut katanya, belum lagi ada masyarakat yang memaksa memberi upah layanan dengan alasan dia ikhlas.

Menanggapi hal itu, Rida Wahyuni menegaskan, meskipun masyarakat memaksa, kita harus tetap menolak. Yakinkan masyarakat bahwa melayani mereka adalah komitmen kami. Dan kami tidak dibenarkan menerima imbalan dalam bentuk apapun.

Akhir pertemuan ditandai dengan penandatanganan kebijakan layanan bebas suap, pungli dan gratifikasi, serta kode etik pelayanan oleh Camat Kadia dan disaksikan tim Inspektorat Kota Kendari.

Laporan : Hani

Pos terkait