Kendari, Sultrademo.co – Telkomsel akan memulai proses peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di 504 kota/kabupaten wilayah Indonesia hingga akhir tahun 2022 nanti.
Proses upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE tersebut akan dilakukan secara berkala, dengan tahap pertama di mulai pada bulan Maret hingga Mei 2022 di 90 kota/kabupaten, yang mencakup 766 kecamatan.
Sedangkan untuk tahap berikutnya akan dilanjutkan upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE di 132 kota/kabupaten pada bulan Juni hingga Juli 2022, kemudian 178 kota/kabupaten di bulan Agustus hingga Oktober 2022, dan 104 kota/kabupaten pada bulan November sampai dengan Desember 2022.
Untuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, tahap pertama akan dilakukan di 5 (lima) kabupaten yakni:
1. Kolaka Utara (Kecamatan Batu Putih, Katoi, Kodeoha, Ngapa, Pakue Utara, Ranteangin, Wantunohu, Wawo)
2.Konawe (Kecamatan Abuki, Amonggedo, Anggaberi, Besulutu, Konawe, Lalonggasumeeto, Lambuya, Onembute, Sampara, Soropia, Tongauna, Uepai, Wawatobi, Wonggeduku Barat),
3.Konawe Selatan (Kecamatan Angata, Baito, Lalembuu, Moramo, Pallanga Selatan)
4.Konawe Utara (Kecamatan Motui, Sawa)
5.Muna Barat (Kecamatan Tiworo Selatan, Tiworo Tengah, Wa Daga).
Direktur Network Telkomsel, Nugroho mengatakan, pada Maret 2022 akan menjadi tahap pertama Telkomsel dalam melakukan upgrade layanan jaringan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan ditargetkan selesai pada Mei 2022, sebelum kemudian dilanjutkan pada upgrade tahap kedua.
“Melalui pemerataan jaringan broadband terdepan ini, akan semakin banyak kesempatan yang terbuka bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati dan memaksimalkan pengalaman akses broadband 4G/LTE yang lebih merata, cepat, stabil, dan dapat diandalkan,“katanya, Senin (28/3/2022).
Untuk memastikan proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE dapat berjalan baik, Telkomsel telah mempersiapkan seluruh action plan, mulai dari persiapan teknis, sosialisasi kepada pelanggan, hingga tahapan mitigasi secara optimal.
Telkomsel juga akan terus melakukan pengkajian yang terukur dari setiap proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE di 504 kota/kabupaten untuk setiap periodenya.
Program dan Produk Menarik di Jaringan 4G
Selain itu, Telkomsel juga membantu masyarakat untuk lebih mudah dalam mengakses jaringan 4G/LTE, dengan menyediakan beragam program dan produk menarik.
Program dan produk tersebut di antaranya paket kuota data 4G yang terjangkau seperti kartu perdana dan paket internet SeruMAX dengan kuota data hingga 138GB (untuk pelanggan di wilayah Pulau Jawa, Bali dan Lombok).
Selanjutnya, paket Combo terdiri dari kuota 4G sebesar 1GB dan 20 menit telepon ke sesama Telkomsel dan Paket BundlingMAX terdiri dari kuota internet hingga 5,5GB.
Lebih menariknya, pelanggan bisa mendapatkan tambahan kuota 4G hingga 30GB bagi yang telah melakukan migrasi atau penukaran kartu non 4G ke kartu 4G (uSIM).
Bagi pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G, terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#.
“Guna memberikan kemudahan kepada pelanggan yang ingin menukarkan atau mengganti kartu SIM non 4G ke kartu uSIM 4G, Telkomsel menghadirkan ragam opsi mekanisme yang luas, baik secara online maupun offline,” ucap Nugroho
Kemudahan pergantian kartu secara online akan diantarkan langsung ke alamat tujuan pelanggan. Sementara untuk mekanisme offline, pelanggan dapat langsung mengunjungi GraPARI atau layanan MyGraPARI terdekat.
Bagi pelanggan yang sudah upgrade/migrasi ke layanan 4G/LTE, tetap bisa menggunakan layanan telepon seperti biasa, dengan memaksimalkan jaringan 2G dan 4G/LTE yang tersedia di setiap wilayah.
Nugroho menambahkan, Guna memastikan kelancaran proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini, Telkomsel telah memulai proses persiapan sejak 2021 lalu, dengan sukses melakukan penataan ulang (refarming) pita frekuensi 2.3 GHz untuk memaksimalkan penguatan kapasitas dan kualitas jaringan 4G/LTE yang ada.
Selain itu, Telkomsel bersama BAKTI Kominfo juga sukses melakukan pengalihan seluruh ribuan BTS Universal Service Obligation (USO) di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di sepanjang 2021 agar terhubung ke jaringan 4G/LTE Telkomsel.
“Telkomsel juga telah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk melanjutkan membangun 7.772 BTS USO 4G di wilayah 3T hingga akhir 2022,” Nugroho memungkasi.
 






