Tenaga Ahli Menag Apresiasi Kemenag Sultra dalam Implementasi Program Asta Protas

Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kerukunan Umat Beragama, Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, SH, MH memberikan pembinaan ASN lingkup Kanwil Kemenag Prov. Sultra. Ist

Kendari, Sultrademo.co Tenaga Ahli Menteri Agama RI bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kerukunan Umat Beragama, Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, mengapresiasi langkah progresif Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam mengimplementasikan delapan program prioritas Kementerian Agama, atau yang dikenal dengan Asta Protas Kemenag Berdampak.

Hal tersebut disampaikan Prof. Andi Salman saat memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Sultra, Rabu (7/5/2025), di aula Kanwil Kemenag Sultra, Kota Kendari.

Bacaan Lainnya
 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, perwakilan Direktorat Bina KUA Ditjen Bimas Islam, Ketua MUI Sultra, tokoh lintas agama, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota se-Sultra, serta kepala madrasah dan KUA se-Kota Kendari.

Dalam paparannya, Prof. Andi Salman menekankan pentingnya peran ASN Kemenag sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan dalam masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan bahwa Indonesia, secara kultural dan kodrati, adalah bangsa yang dianugerahi keberagaman, sehingga upaya merawat dan menjaga kemajemukan menjadi bagian dari tanggung jawab kebangsaan.

“Jika salah dalam merawatnya, keberagaman ini bisa berubah menjadi potensi konflik. Karena itu, menjaga kerukunan adalah keniscayaan, bukan pilihan,” kata Prof. Andi.

Ia juga menyoroti pentingnya loyalitas ASN terhadap visi dan misi institusi serta dedikasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, delapan program prioritas Kemenag merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pemerintahan nasional, termasuk penguatan kerukunan dan cinta kemanusiaan.

Prof. Andi mencontohkan implementasi kurikulum berbasis cinta sebagai upaya membangun generasi muda yang menghargai perbedaan sejak dini, serta penguatan ekoteologi melalui program penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Saya sangat mengapresiasi Kemenag Sultra yang telah menanam 4.000 pohon matoa sebagai bagian dari program ekoteologi. Ini adalah langkah nyata yang selaras dengan nilai-nilai agama dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menilai positif peluncuran video dokumenter Kita Beda Tapi Rukun dan pelibatan lintas pemangku kepentingan dalam dialog kerukunan, termasuk melibatkan eks anggota kelompok radikal dalam forum silaturahmi.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong implementasi Asta Protas melalui semangat kerja “ACTION” (Adaptif, Cekatan, Tekun, Inovatif, Optimis, Nyata).

“Kami telah menggelar berbagai kegiatan seperti forum dialog moderasi beragama, video dokumenter kerukunan, serta manasik haji serentak di 17 kabupaten/kota sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program nasional,” kata Saleh.

Menurutnya, keberhasilan Kemenag Sultra merupakan hasil kolaborasi aktif antara ASN, tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam membumikan nilai-nilai keagamaan yang damai, toleran, dan berkemajuan.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait