Kendari, sultrademo.co – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulwaesi Tenggara bakal digelar 29-30 Mei mendatang. Namun berbagai tudingan mulai dialamatkan kepada panitia Musda KNPI Sultra Ke-XV.
Salah satunya yakni adanya isu putera Gubernur Ali Mazi yang disetting secara aklamasi oleh panitia untuk menduduki kursi nomor satu KNPI Sultra Periode 2021-2024 tersebut.
Terkait hal itu, anggota Steering Committee (SC) Musda KNPI Sultra Ke-XV Arwah menegaskan bahwa dalam Musda KNPI Sultra Ke-XV bersama ini tidak ada setingan untuk memenangkan salah satu kandidat. Ia memastikan SC menjamin tak ada settingan seperti demikian.
“Kesepakatan tidak adanya kontribusi bagi setiap balon adalah merupakan salah satu bentuk keseriusan untuk memberikan kesempatan yang sama pada semua anak-anak muda yang memiliki potensi untuk ikut berkompetisi menjadi ketua DPD KNPI SULTRA” Terang Arwah.
Arwah mengungkapkan bahwa soal ada anak pejabat yang ingin tampil sebagai calon dalam Musda KNPI Sultra Ke-XV itu merupakan hak yang bersangkutan.
“Yang penting memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Jangan karena seseorang terlahir sebagai anak pejabat lalu kita kebiri hak-haknya. Itu juga tidak adil buat mereka. Yang penting sebenarnya, kita kawal bersama proses Musda ini supaya berjalan lancar dan sesuai dengan aturan” ujarnya.
Menurutnya, status sebagai anak pejabat tidak menjamin maka dialah yang akan terpilih. Karena yang menentukan adalah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang memiliki ideologi dan karakter organisasi yang berbeda. serta kedaulatan pemilik suara.
“Jangan kita selalu berfikir negatif sama OKP, seakan semua OKP bersifat transaksional. Temuilah para pimpinan OKP itu, sampaikan Visimu untuk Pemuda. Ketika Visimu mampu menggugah nuraninya maka mereka tidak akan melihat kamu anak siapa dan berapa uangmu” Tambahnya.
Oleh karena itu Ia mempersilahkan bagi siapa saja para pemuda Sultra untuk mendaftar maju sebagai calon Ketua DPD KNPI Sultra.
Sementara itu ditempat terpisah, Sekretaris Panitia Musda KNPI Sultra Ke-XV, Marsomo mengungkapkan bahwa Musda bersama ini sebelumnya diawali pertama, adanya kesamaan pandangan dengan membuat kesepakatan dan komitmen 3 DPD KNPI Sultra dimediasi oleh Kadispora Sultra disaksikan oleh kelompok Cipayung dan beberapa senior KNPI dan pemuda untuk melaksanakan MUSDA BERSAMA XV.
“Kedua, penyusunan komposisi panitia SC dan OC dilakukan secara proporsional rekomendasi 3 KNPI baik SC dan OC dan ditandatangani oleh 3 ketua DPD KNPI Sultra. Ketiga, Mengharmonisasi 3 DPD KNPI memperbanyak persamaan dan mengeliminir sekecil mungkin jurang perbedaan” Pungkas Marsono
(MA)

















