Terkendala Izin, Pembangunan SPAM PDAM Kota Kendari Molor Hingga Saat Ini

Ketgam : Sulkarnain Kadir Memberikan Keterangannya Kepada Awak Media

Kendari, Sultrademo.co – Pembangunan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) PDAM Kendari di Desa Tabanggele belum mendapatkan izin dari Pemkab Konawe.

Dampak dari penundaan izin tersebut, SPAM yang telah dijadwalkan pembangunannya tahun ini harus molor hingga waktu yang belum ditentukan. Selain itu impian warga metro untuk menikmati layanan air bersih masih belum bisa terwujud.

Bacaan Lainnya

Penundaan tersebut juga sangat disayangkan oleh orang nomor satu di Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Pasalnya proyek senilai Rp 380 miliar itu belum bisa berjalan. Padahal pihaknya telah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan mulai regulasi, edukasi masyarakat, dan lainnya termasuk memastikan kesiapan anggaran dari investor.

“Tinggal itu saja kendalanya. Kita belum dapat izin dari Pemda Konawe. Selebihnya semua sudah siap. Kalau ada izin kita langsung bergerak cepat,” kata Sulkarnain Kadir, Jumat (27/8).

Wali Kota juga menyatakan pihaknya telah bersedia memberikan pelayanan air bersih kepada sebagian masyarakat Konawe khususnya yang bermukim di Kecamatan Sampara dan Anggalo Moaere.

Hingga saat ini, Wali Kota mengatakan pihaknya terus meyakinkan Pemkab Konawe untuk memberikan izinnya. Sebab menurutnya kehadiran SPAM PDAM selain untuk memenuhi kebutuhan warga metro juga memenuhi kebutuhan air bersih sebagian warga Konawe.

Sementara itu, Ketua DPRD Kendari, Subhan mengaku pihaknya juga terus melakukan pendampingan terhadap pemkot dalam upaya mendapatkan izin dari Pemkab Konawe.

“Kami terus mengawal. Sebab ini sudah menjadi aspirasi masyarakat Kota Kendari yang sudah lama merindukan air bersih. Saat ini, ada layanannya. Akan tetapi belum bisa memenuhi ekspektasi masyarakat dikarenakan kondisi sarana infrastruktur SPAM yang ada sudah tua sehingga mempengaruhi kualitas air yang dihasilkan,” kata Subhan.

Meski demikian, ia menyakini proyek ini akan berjalan tahun depan.

“Kita hargai itu, tapi kita akan terus upayakan untuk meyakin mereka bahwa SPAM Tabanggele ini hadir untuk memenuhi kebutuhan air bersih di dua wilayah. Yaitu Kota Kendari dan Kabupaten Konawe,” imbuhnya.

Untuk diketahui pemenang tender SPAM PDAM Tabanggele yakni PT.Adhy Karya dengan masa kerja 1,5 tahun. Nilai Investasi sebesar Rp 380 Miliar.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait