Baubau, Sultrademo.co – Kehadiran pesawat berbadan besar Airbus A320 milik maskapai Super Air Jet di Bandara Betoambari, Kota Baubau, membawa dampak signifikan bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Baubau dan wilayah sekitarnya. Tak hanya menurunkan harga tiket secara drastis, biaya pengiriman barang melalui layanan kargo juga ikut melorot tajam.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Betoambari, Anas La Bakara, dalam keterangan persnya, Kamis (24/07/2025), menyampaikan bahwa penurunan ini merupakan bentuk nyata pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia mengapresiasi langkah Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE, Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, serta Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), yang dinilainya sebagai pemimpin visioner.
“Setelah kehadiran Airbus A320 yang menurunkan harga tiket, Wali Kota Yusran kembali melakukan komunikasi intensif dengan pihak Lion Group. Hasilnya, harga kargo pun ikut turun secara signifikan,” ungkap Anas.
Sebelumnya, biaya pengiriman barang melalui kargo Super Air Jet mencapai Rp70.000 per kilogram. Kini, tarif tersebut turun drastis menjadi Rp6.600/kg untuk tujuan Makassar dan Rp8.000/kg ke Jakarta.
Anas menekankan bahwa penurunan ini menjadi peluang besar bagi pengembangan ekonomi di Baubau dan tujuh kabupaten sekitarnya, yang seluruhnya menjadikan Bandara Betoambari sebagai akses utama dengan jarak tempuh maksimal 3–4 jam.
“Dengan tarif kargo yang lebih murah, biaya produksi otomatis bisa ditekan. Ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” ujarnya.
Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang besar ini, terutama sektor perikanan.
“Hari ini kita kirim, satu jam sampai Makassar, malam sudah tiba di Jakarta. Produk unggulan seperti ikan segar bisa langsung dijual ke pasar besar. Kita bisa bersaing dengan daerah lain karena biaya logistik kini sangat terjangkau,” jelasnya.
Anas menyebutkan bahwa langkah-langkah strategis ini selaras dengan program ekspor yang tengah digagas oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua. Dengan terbukanya jalur distribusi dan biaya pengiriman yang murah, potensi ekspor dari Baubau semakin terbuka lebar.
“Ini adalah hasil nyata dari upaya berkelanjutan Wali Kota Baubau. Sekarang tinggal memperkuat koneksi antara suplai dan permintaan, agar peluang ini benar-benar dimaksimalkan oleh pelaku usaha,” pungkasnya.
Laporan: Uci Lestari
Editor: UL
 






