Wakil Wali Kota Kendari Buka Konsolidasi PSKS, Soroti Akurasi Data Sosial

Ketgam : Foto bersama dalam giat Konsolidasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)

Kendari, Sultrademo.co — Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, secara resmi membuka kegiatan Konsolidasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang digelar di Ruang Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, BPJS Kesehatan, serta perwakilan Kementerian Sosial dan para pekerja sosial.

Bacaan Lainnya
 

Sudirman menekankan pentingnya sinergi antarsektor serta pembaruan data kesejahteraan sosial. Hal ini sejalan dengan peralihan sistem pendataan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).

“Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial di Kota Kendari,” ujar Sudirman.

Ia mengungkapkan, sebelumnya terdapat lebih dari 9.000 data warga miskin yang dinonaktifkan akibat ketidaksesuaian data. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan ketimpangan sosial jika tidak segera ditindaklanjuti.

Untuk itu, Sudirman menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi data langsung di lapangan oleh pilar-pilar sosial, seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Para petugas di lapangan harus menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas. Tanggung jawab kita bukan sekadar administratif, tetapi juga moral dan kemanusiaan,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis data yang lebih akurat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait