Kendari, Sultrademo.co — Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Kota Kendari berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pada Kamis sore, beliau melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik strategis di Kecamatan Baruga dan Watubangga.
Salah satu fokus utama kunjungan tersebut adalah di Kelurahan Baruga, lokasi yang direncanakan akan dibangun kolam retensi. Pembangunan infrastruktur ini akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Balai Wilayah Sungai.
Wali Kota menyampaikan bahwa kolam retensi ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi potensi banjir, khususnya di sekitar aliran Sungai Wanggu yang selama ini menjadi salah satu titik rawan saat musim hujan.
“Kolam retensi ini nantinya akan menjadi penyangga utama untuk menampung limpasan air, sehingga dapat mengurangi tekanan debit air yang mengalir ke permukiman warga,” ujar dr. Siska saat meninjau lokasi, Kamis (4/7/2025).
Tak hanya menyoroti masalah banjir, Wali Kota juga mengunjungi Kelurahan Watubangga guna meninjau rencana pembangunan jalan usaha tani yang akan disambungkan ke Jalan Budi Utomo (dikenal juga sebagai Jalan 40 atau THR) di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua.
Menurutnya, pembukaan akses jalan tersebut sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para petani dan pelaku usaha lokal.
“Dengan akses jalan ini, kita bisa membuka wilayah baru untuk pengembangan. Ini akan mengurangi kepadatan penduduk di satu titik dan memberi ruang bagi pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, ruang terbuka hijau, hingga pusat perdagangan,” tambahnya.
Kunjungan lapangan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam membenahi infrastruktur dasar, sekaligus menjawab langsung aspirasi masyarakat. Pemerintah berharap, melalui perencanaan dan pembangunan yang matang, kesejahteraan warga Kendari dapat terus meningkat di berbagai sektor.
Laporan : Hani
Editor : UL








