Warga Kendari Digegerkan dengan Penemuan Orok Bayi Laki-laki

Orok bayi laki laki berusia 4 bulan ditemukan dalam keadaan terapung

Kendari, sultrademo.co – Warga Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari digegerkan dengan penemuan orok bayi laki-laki yang sudah tak bernyawah oleh beberapa orang anak yang sedang bermain dan memancing. Di perkirakan bayi tersebut berusia 4 bulan.

“Ciri-ciri orok bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki yang sudah berumur sekitar 4 bulan dengan organ tubuh yang sudah lengkap dan masih dengan tali pusar. Adapun kondisi orok bayi sudah mulai terkelupas,” ujar Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Faturrahman, pada Kamis (29/12/2022).

Bacaan Lainnya
 

Faturrahman menjelaskan kronologi penemuan orok bayi tersebut bermula pada Kamis (29/12) sekitar pukul 08.00 Wita tiga orang anak berinisial R (12), K (8) M (10) sedang sedang bermain dan memancing di sekitar Kali Pasar Lapulu belakang Masjid Nurul Jannah.

“Kemudian sekitar pukul 08.15 Wita para saksi melihat benda yang mirip ubur-ubur seketika itu salahsatu saksi berinisial R langsung mengambilnya dan menyimpanya di dalam gelas plastik. Selanjutnya benda yang mirip ubur-ubur tersebut diperlihatkan kapada orang-orang sekitar,” tutur Faturrahman.

Setelah dilihat oleh orang sekitar disampaikan bahwa benda yang mirip ubur-ubur tersebut adalah orok bayi. Kemudian masyarakat sekitar langsung menghubungi petugas jaga Polsek Abeli untuk dilakukan tindakan Kepolisian.

“Hasil Pulbaket kepada masyarakat sekitar bahwa tidak ada yang mengetahui pemilik atau orang yang membuang orok bayi tersebut,” terang Farurrahman.

Menindaklanjuti penemuan orok tersebut, saat ini kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Laporan: Muh Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait