Kendari, Sultrademo.co — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Muhammad Saleh, menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara wisuda santri Angkatan ke-18 Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Kota Kendari, tahun ajaran 2024–2025.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (6/5/2025) dan dihadiri sejumlah tokoh daerah dan lintas sektor.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kepala LPP RRI Kendari, Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Polri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sultra, pejabat administrator Kanwil Kemenag Sultra, serta pimpinan yayasan dan pengurus Ponpes Darul Mukhlisin.
Dalam sambutannya, Muhammad Saleh menyampaikan apresiasi atas kontribusi pesantren dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
“Penamatan santri ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan tonggak penting dalam perjalanan menuntut ilmu dan pembentukan karakter,” ujar Saleh.
Ia menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan yang holistik, yakni mendidik akal, hati, dan perilaku. Karena itu, Kementerian Agama terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, termasuk di lingkungan pesantren.
Saleh juga berpesan kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan untuk terus menjaga semangat belajar dan mengabdi. Ia mengajak mereka menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam yang damai dan membawa rahmat bagi semesta.
“Ilmu yang kalian peroleh bukanlah akhir, tetapi awal dari pengabdian. Jadilah insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ucapnya.
Acara wisuda ditutup dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada para santri berprestasi, di tengah suasana haru dan syukur dari para orang tua dan wali santri yang hadir.
Laporan: Muhammad Sulhijah










