1.909 PPPK Kemenag Sultra Dilantik, Kepala Kanwil: Bekerjalah dengan Hati

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji 1.909 ASN Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Kemenag Sultra Tahap I Formasi 2024 yang dilaksanakan di Pelataran Kanwil Kemenag Sultra. Senin (26/5/2025). Foto: Ist.

Kendari, Sultrademo.co Sebanyak 1.909 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik oleh Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (26/5/2025). Prosesi pelantikan dipusatkan di pelataran Kantor Wilayah Kemenag Sultra dan diikuti para peserta dari berbagai kabupaten/kota di wilayah tersebut.

Momen ini jadi tonggak baru dalam penguatan layanan publik berbasis nilai moral dan spiritual di lingkungan Kemenag. Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual dari Arab Saudi, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Muhamad Saleh, menegaskan bahwa status ASN bukan semata soal administrasi atau kesejahteraan.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Ini soal pengabdian. Tentang bagaimana Saudara mengemban amanah melayani publik di sektor yang memegang peran penting dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, dan kerukunan umat,” ujar Saleh.

Saleh juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan integritas, mengingat ekspektasi publik terhadap birokrasi yang semakin tinggi.

“Kita dihadapkan pada tuntutan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Maka bekerjalah dengan hati, junjung tinggi nilai kejujuran, loyalitas, dan semangat melayani,” katanya.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Namun, lebih dari sekadar formalitas, pelantikan ini juga dimaknai sebagai langkah awal menuju reformasi birokrasi yang lebih melayani dan responsif.

Sebelum diambil sumpah, para PPPK terlebih dahulu mengikuti kegiatan penanaman pohon di sekitar kantor Kanwil. Aksi ini merupakan bagian dari program Asta Protas yang diinisiasi Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar. Program ini mendorong prinsip ekoteologi—penggabungan antara kesadaran ekologis dengan nilai-nilai spiritual.

“Menanam pohon adalah simbol. Bahwa ASN juga bertanggung jawab pada keberlanjutan lingkungan. Ini bagian dari etika pelayanan publik kita,” ungkap salah satu panitia kegiatan.

Di akhir sambutannya, Saleh menekankan bahwa pelantikan ini bukan titik akhir, melainkan awal dari kontribusi nyata kepada masyarakat dan bangsa.

“Belajarlah terus, berkontribusilah bagi umat dan bangsa,” pesannya.

Laporan: Arini Triana Suci R

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait