Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan Tambang Resahkan Warga

  • Whatsapp

Kolaka,(14/07/20) Sultrademo.co – Maraknya aktivitas pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara saat ini telah menimbulkan banyak dampak di masyarakat dan linhkungan. Salah satunya, rusaknya sejumlah ruas jalan yang dilalu mobil pengangkutan ore nikel.

Hal tersebut diungkapkan Kabid PSDA HMI Cabang Kolaka Muh. Ichsan Muchlis saat di temui di sekretariat HMI Cabang Kolaka, Selasa (14/7).

Bacaan Lainnya

“Kegiatan pengangkutan ore nikel dengan melintasi jalan umum menganggu aktivitas masyarakat dan meresahkan pengguna jalan,” kata Ichsan Muchlis.

Lanjut Ichsan, UU No 38 tahun 2004 sangat jelas bahwa penggunaan jalan umum seharusnya di peruntukan untuk lalu lintas umum bukan untuk kepentingan badan usaha atau kepentingan sendiri.

“Perusahaan tambang sebelum melakukan kegiatan operasi produksi, seharusnya sudah menyiapkan fasilitas jalan khusus untuk kegiatan pengangkutan ore nikel,” ujarnya.

Syarat tersebut merupakan salah satu kesiapan teknis yang harus dipenuhi oleh perusahaan tambang ketika akan mengajukan izin operasi produksi, dan yang lebih penting adalah adanya izin penggunaan jalan umum.

Adapun dampak dari adanya pengangkutan ore nikel yang melintasi jalan umum, terlebih pada kondisi cuaca saat ini yang selalu di guyur hujan mengakibatkan jalan menjadi berlumpur, licin, dan tentunya rusak berat.

“Inilah yang membuat masyarakat dan pengguna jalan menjadi resah dan geram,” tandasnya.

 

Pos terkait