8 Titik di Kendari Masih Tergenang Lumpur, Ribuan Personil Dikerahkan

Ketgam : Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang

Kendari, Sultrademo.co – Dari total 18 titik permukiman yang terendam banjir di Kota Kendari, saat ini tersisa 8 titik yang masih memerlukan penanganan serius. Meski cuaca cerah berlangsung dua hari terakhir, genangan air bercampur lumpur tebal membuat proses pemulihan berjalan lambat, ungkap Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, Rabu (13/5/2026).

Cornelius menyebut 12 titik lainnya sudah mengalami perbaikan dan kondisi mulai pulih. Wilayah yang masih menjadi fokus penanganan meliputi: kawasan Kambu, seluruh wilayah Wangu, belakang Rumah Sakit Hermina, kawasan Lepo-lepo dan perumahan sekitar Kantor Lurah Wangu, serta sejumlah RT di Kelurahan Lalu Lara. Di sejumlah lokasi tersebut, genangan masih bertahan setinggi mata kaki hingga betis.

Bacaan Lainnya
 

“Kendala utama adalah air tidak jernih, melainkan bercampur lumpur tebal. Hal ini membuat air lambat surut dan pembersihan butuh waktu serta tenaga lebih banyak,” tegasnya.

Pemerintah Kota Kendari telah mengerahkan ribuan personil gabungan untuk mempercepat penanganan. Rinciannya meliputi 35 personil Polres, 32 personil Kodim, 15 personil Lanal, 15 personil Lanud, serta lebih dari 1.000 perangkat daerah dari berbagai instansi: Dinas Sosial, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan hingga RSUD.

Sebagai pusat kendali, Posko Komando Induk didirikan di kawasan Wangu dan diawaki 10 petugas selama 24 jam. Tim bertugas dengan pola bergerak, menyisir wilayah dan memusatkan tenaga di titik yang masih parah. Pada malam hari, sejumlah personil tetap berpatroli sementara sejumlah kecil petugas berjaga di posko.

“Seluruh unsur kekuatan pemerintah, keamanan, dan pertahanan sudah turun langsung bergotong royong membantu warga membersihkan lingkungan serta mengevakuasi yang masih butuh bantuan,” tambah Cornelius.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait