Air Bersih Tiga Desa Dicemari, PT AKP Diadukan Ke Pemda Konut

  • Whatsapp
Konsorsium pemerhati lingkungan saat melakukan demonstrasi di Kantor DPRD Konut

Laporan: Supriyadin Tungga

Konawe Utara, Sultrademo.Co-
Perusahaan Pertambangan PT. Adhi Kartiko Pratama (AKP) diduga mencemari dua intek air bersih masyarakat tiga desa hingga berlumpur.

Bacaan Lainnya

Ketiga desa tersebut yakni Langgikima, Alenggo dan Desa Pariama. Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara.

Buntutnya, konsorsium dari Laperasi, Himala dan Hippmala mengadukan kejadian tersebut pada Pemda melalui DPRD dan DLH Konut.

Aduan tersebut tidak hanya soal pencemaran air bersih tetapi juga menuntut pihak perusahaan untuk mempertanggung jawabkan rusaknya tanaman yang ada pada lahan perkebunan masyarakat seluas 20 HA lebih.

Ketua Konsorsium Laperasi Uksal Tepamba mengungkapkan bahwa pihak PT. AKP telah melanggar komitmennya terhadap masyarakat terdampak. Perusahaan sebelumnya telah berjanji menjaga lingkungan, dan siap bertanggung jawab bila dikemudian hari terjadi kerusakan lingkungan.

“Beberapa lembaga konsorsium seperti Laperasi, Himala Langgikima dan Hippmala Landawe turun melakukan investigasi di lapangan tempat PT tersebut beroperasi, tak disangka kami menemukan sumber air bersi mandek atau tertutup lumpur dengan ketinggian 2 meter, belum lagi air yang berwarna merah telah masuk ke pemukiman lahan pertanian masyarkat yang mengakibatkan kebun merica pada layu dan mati,” katanya.

Dari persoalan itu, masyarakat dan konsorsium peduli lingkungan menuntut pihak DLH dan DPRD Konawe Utara untuk melakukan sidak terhadap perusahaan PT. AKP serta melakukan pemanggilan untuk hearing.

Selain itu masa aksi juga meminta kepada Kadis DLH Kabupaten Konawe Utara dan Kadis DLH Provinsi Sulawesi Tenggara agar segera mengeluarkan hasil lab sungai Langgikima yang tercemar akibat aktivitas PT.AKP.

Sementara itu, Kadis LIingkungan Hidup Konut, Aidin mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menindak lanjuti keluhan masyarakat.

“Kita sangat merespon keluhan warga yang terdampak, untuk itu besok hari Kamis, 05/08/2021 kita akan melakukan sidak di tempat perusahaan beroperasi,” tutur Aidin saat menerima massa aksi.

Senada degan itu, Wakil Ketua II DPRD Konut, Imade Tarabuana mengatakan, pihaknya akan melakukan sidak pada hari Senin mendatang, setelah baru di agendakan hearing.

“Kita akan sidak hari Senin, setelah itu kita undang hearing,” tutupnya.

Pos terkait