Kendari, Sultrademo.co – Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA memberikan penguatan literasi media kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali mahasiswa, khususnya yang berkecimpung di bidang ilmu komunikasi dan jurnalistik, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, termasuk kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar mengatakan, pemahaman mengenai peran kantor berita dan media massa penting untuk kembali menumbuhkan semangat jurnalisme yang tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki wawasan luas agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menghadapi persaingan yang semakin kompleks di era digital.
“Tugas kita adalah membuka wawasan dan harapan agar mereka betul-betul menjadi lulusan yang siap pakai dan memiliki wawasan global. Tanpa wawasan global, mereka akan mendapat tekanan lebih besar dan kalah bersaing di tengah kompleksitas era digital,” ujar Benny di Kendari.
Benny juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa ilmu komunikasi dan jurnalistik UHO. Ia menilai semangat mahasiswa UHO dalam mengikuti perkembangan dunia media tidak kalah dengan mahasiswa di Jakarta maupun sejumlah daerah lain di Pulau Jawa.
Dalam kesempatan tersebut, Benny turut membagikan kiat menghadapi tantangan era digital yang dirangkumnya dalam konsep BMW.
BMW yang dimaksud yakni bergaul untuk membentuk pola komunikasi sendiri, membaca untuk memperkaya kosakata serta memahami konsep program berbasis pengetahuan, dan wisata atau traveling.
Menurut Benny, pengalaman bepergian dapat membantu seseorang melihat dan membandingkan berbagai kondisi sekaligus mengasah kemampuan dalam memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi.
Sementara itu, Dekan FISIP UHO, Prof. Eka Suaib, menyambut baik penguatan literasi media yang diberikan LKBN ANTARA kepada mahasiswa.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk konkret adaptasi dunia perguruan tinggi terhadap perubahan zaman, terutama dengan semakin berkembangnya teknologi AI yang turut memengaruhi dunia jurnalistik dan industri media.
“Salah satu tantangan utama yang dihadapi jurnalis dan lulusan saat ini adalah pesatnya perkembangan artificial intelligence. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dipersiapkan agar memiliki kompetensi untuk bersaing di tingkat lokal, regional, hingga nasional,” kata Eka.
Eka menambahkan, FISIP UHO juga akan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.
Pihak fakultas, kata dia, akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti program magang di berbagai lembaga media massa. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengalaman praktis mahasiswa sekaligus menjadi bekal menghadapi persaingan dunia kerja di masa mendatang.
 






