Antrean BBM di Kendari Mulai Terurai, Warga: Alhamdulillah, Jauh Beda dari Hari Kemarin

Ketgam : Antrian disalah satu SPBU di Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mulai berkurang dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut disambut positif masyarakat yang sebelumnya harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga, Yusuf, mengapresiasi kondisi antrean yang mulai berkurang. Menurutnya, antrean panjang yang terjadi sebelumnya cukup melelahkan masyarakat, terlebih saat harus menunggu di bawah terik matahari.

“Bagus. Berarti pemerintah ada perhatian ini untuk meringankan penderitaan masyarakat selama ini,” ujar Yusuf.

Yusuf mengaku selama ini kerap berpindah-pindah SPBU untuk mendapatkan BBM. Salah satunya dengan mengantre di SPBU Andonohu.

Ia mengatakan, berdasarkan pengamatannya saat melintas, antrean di sejumlah SPBU kini sudah mengalami penurunan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Biasanya di sini agak panjang juga. Hari ini sudah berkurang,” katanya.

Menurut Yusuf, berkurangnya antrean diharapkan dapat terus berlangsung sehingga masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU.

Kondisi tersebut juga dinilai membantu masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk warga yang harus melakukan perjalanan antardaerah.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Andika, saat ditemui pada Jumat (18/9/2026). Ia mengatakan antrean BBM yang ditemuinya saat ini jauh lebih pendek dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Alhamdulillah, jauh bedalah daripada hari-hari kemarin. Kalau ini sudah tidak terlalu antre,” ujar Andika.

Andika mengaku selama ini memilih SPBU dengan mempertimbangkan kondisi antrean. Jika melihat antrean terlalu panjang, ia akan mencari SPBU lain yang dinilai lebih lengang.

Ia mengatakan, antrean panjang sebelumnya cukup menyulitkan, terutama ketika sedang memiliki keperluan atau harus melakukan perjalanan ke luar daerah.

Bahkan, Andika mengaku pernah menghabiskan waktu sekitar empat jam untuk mengantre BBM. Saat itu, ia sedang terburu-buru melakukan perjalanan ke Kolaka untuk mengambil buah.

“Kalau kemarin itu, empat jam. Baru kita buru-buru mau ambil buah,” tuturnya.

Dengan mulai berkurangnya antrean, masyarakat berharap kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di Kota Kendari dapat terus membaik sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu oleh waktu tunggu yang panjang di SPBU.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait