Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus menggencarkan penertiban ketertiban umum. Pada Rabu (16/9/26), operasi penertiban menyasar kawasan Pasar Lasandara, dengan mengarahkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan untuk masuk ke area pasar.
Langkah tersebut dilakukan guna mengembalikan fungsi badan jalan, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta menciptakan lingkungan pasar yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Satpol PP Kota Kendari, Dasril, mengatakan penertiban ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait penggunaan badan jalan oleh pedagang.
“Alhamdulillah sampai hari ini sudah hari ke-5 kami mengatensi di Lasandara, dikarenakan memang pada faktanya keluhan masyarakat, jalannya sudah tertutupi oleh para pedagang kaki lima yang sudah mengambil jalan,” ujar Dasril.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat.
Penertiban tidak hanya berfokus pada pengosongan badan jalan, tetapi juga mencakup proses pembersihan kawasan agar kondisi lingkungan pasar lebih teratur. Satpol PP akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan untuk mencegah kawasan tersebut kembali semrawut.
Pemkot Kendari juga berencana menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk membantu pelaksanaan kerja bakti dan pembersihan wilayah secara menyeluruh.
Setelah kawasan Pasar Lasandara, Satpol PP Kota Kendari menetapkan sejumlah lokasi lain sebagai target penertiban. Salah satunya kawasan Pelelangan Ikan yang menjadi prioritas karena kondisi median jalan yang dinilai telah digunakan dan tampak semrawut.
Selain itu, kawasan Pasar Andonohu juga masuk dalam daftar lokasi yang akan mendapat perhatian Satpol PP.
“Insya Allah hari Jumat kami akan turun bersama-sama untuk mengadakan kerja bakti di Lasandara, atensi kami juga di Pelelangan Ikan, di mana median jalan sudah terpakai dan semrawut, dan juga di Pasar Andonohu,” tegas Dasril.
Satpol PP berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.
Penataan kawasan perdagangan diharapkan mampu mendukung terciptanya Kota Kendari yang semakin bersih, teratur, dan nyaman bagi seluruh warga.
 






