Kendari, Sultrademo.co — Pertumbuhan ekonomi Kota Kendari mencapai 7,78 persen pada triwulan pertama 2026, menempatkan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara itu dalam tiga besar kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan capaian tersebut berdasarkan rilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kendari berada di posisi ketiga setelah Kota Palopo dan Kota Pekanbaru.
“Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 7,78 persen. Tentu kita bertanya, apa saja yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Siska saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Semarak IKM Merdeka yang dirangkaikan dengan Hari Olahraga Nasional tingkat Kota Kendari 2026, Kamis, (10/09/2026).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari sejumlah indikator, mulai dari produk domestik bruto (PDB), pendapatan per kapita masyarakat, konsumsi masyarakat, hingga penurunan angka pengangguran.
Ia menyebutkan, pemerintah kota terus berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini berada di kisaran 10 ribu jiwa. Berbagai program telah dilakukan, termasuk pelaksanaan job fair serta pengembangan sektor industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapannya kegiatan ini bisa menyerap tenaga kerja dan lebih bermanfaat, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi tingkat kemiskinan,” tandasnya.
 






