Kendari, Sultrademo.co – Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) Provinsi Sulawesi Tenggara mulai merampungkan pembentukan Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) di 15 kabupaten/kota.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat peran desa sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ketua Koordinator Wilayah APUDSI Sultra, Steve Inkiriwang, mengatakan pembentukan MKD di tingkat kabupaten/kota merupakan strategi untuk menghimpun dan mengintegrasikan kekuatan ekonomi desa dalam satu wadah koordinasi.
“MKD akan menjadi wadah koordinasi dan sinergi lintas sektor di daerah. Fokus utamanya adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan produksi, distribusi, dan akses pembiayaan,” ujar Steve, Minggu (15/2/2026).
Menurutnya, keberadaan MKD di seluruh daerah di Sulawesi Tenggara diharapkan dapat mempercepat implementasi program prioritas APUDSI. Program tersebut meliputi pengembangan komoditas unggulan desa, penguatan UMKM berbasis potensi lokal, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa.
APUDSI Sultra mengusung semangat “Dari Desa Kami Bermula, Dari Satu Kami Melaju” sebagai landasan gerakan membangun desa yang tangguh dan mandiri. Dengan terbentuknya MKD, desa-desa diharapkan memiliki posisi tawar lebih kuat dalam rantai pasok, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, MKD ditargetkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi desa. APUDSI juga membuka peluang kerja sama dengan sektor perbankan, dunia usaha, serta jaringan nasional organisasi tersebut.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen APUDSI Sultra dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Sulawesi Tenggara.
Laporan: Arini Triana Suci R
 






