Bakesbangpol – Bawaslu Kendari Gelar Sosialiasi Pendidikan Politik dan Demokrasi Bagi Warga Kota Kendari

Kendari, sultrademo.co – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari bersama Bawaslu Kota Kendari menggelar sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi bagi tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan se-Kota Kendari.

Kegiatan ini diselenggarakan mulai hari ini Senin (25/10/2021) hingga Jumat (29/10/2021) di Azizah Syariah Hotel Kendari dan diikuti sekitar 500-an tokoh dari 11 Kecamatan di Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir yang hadir membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini menyampaikan bahwa sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi merupakan kewajiban konstitusi sebagai warga negara maupun sebagai pemerintah daerah yang fungsinya melekat pada Badan Kesbangpol.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bisa memberi dampak positif bagi masyarakat tentang makna dari pemilu terlebih lagi dalam menghadapi puncak bonus demografi di 2024 mendatang.

“Jika demokrasi kita dikuasai oleh para oligarki para pemegang modal dan pengelola sumber daya maka nasib politik kita akan seperti apa, maka akan terjadi politik dagang sapi dimana semuanya akan dinilai dengan materi,” tambahnya.

Oleh karena itu menurutnya sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi harus terus dilakukan tidak hanya melalui pemerintah tetapi juga seluruh stakeholder. “Di Indonesia maupun di daerah kita ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Kesbangpol Kota Kendari Suhardin dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi ini bertujuan untuk melakukan pembinaan kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

“Yang tentunya dengan mengedepankan nilai-nilai empat pilar kebangsaaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” terang Suhardin kala memberikan sambutan dalam acara pembukaan kegiatan.

Selain itu ia juga mengungkapkan harapan pihaknya agar kegiatan ini dapat membangun kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

“Khususnya pada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan yang ada di Kota Kendari,” pungkas Suhardin.

Kegiatan sosialisasi pendidikan politik dan demokrasi ini merupakan kerjasama Bakesbangpol Kendari dan Bawaslu Kota Kendari dengan menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kota Kendari, akademisi, praktisi pemilu, praktisi pemantau dan media. Anggaran pada kegiatan ini dibebankan pada APBD Perubahan Kota Kendari Tahun 2021 melalui DPA-SKPD Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kendari.

 

Pos terkait