Bawaslu RI Tinjau Sarana-Prasarana Bawaslu Kendari

  • Whatsapp
Ketgam: Ketua Bawaslu RI, Abhan

Kendari, Sultrademo.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) mengunjungi Bawaslu Kota Kendari guna peninjauan secara langsung kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan meskipun kantor Bawaslu Kota Kendari masih bersifat kontrak, pihaknya sudah cukup matang dalam mempersiapkan tahapan Pemilu yang akan datang.

Bacaan Lainnya

“Kami meninjau kesiapan kawan-kawan Bawaslu kota Kendari dalam rangka menyiapkan tahapan Pemilu, pemilihan serentak tahun 2024, dari sisi sarana dan prasarana dan segala hal terkait persiapan Pemilu,” ungkap Abhan saat dimintai keterangan saat melakukan kunjungan di Bawaslu Kota Kendari, Selasa (14/09/21).

Pada pertemuan tersebut, Abhan juga berpesan agar Bawaslu belajar dari pengalaman pemilu tahun 2019 dan pilkada serentak tahun 2020, yang mana masyarakat masih banyak melakukan pelanggaran politik uang dan belum bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia juga meminta, agar masyarakat dapat menggunakan media sosial sebagai sarana politik dengan penuh tanggungjawab, integritas dan tidak menyebar hoaks atau ujaran kebencian pada tahapan-tahapan kampanye pada Pemilu yang akan datang.

Menanggapi berbagai tantangan Pemilu tersebut, pihaknya mengaku akan menyesuaikan terlebih dahulu pada Peraturan Komisi Pemiluhan Umum (PKPU) sebelum menyiapkan terobosan baru.

“Tantangan berikutnya adalah bagaimana memberikan pendidikan politik kepada masyarakat umum agar ketika menggunakan media sosial harus memiliki rambu-rambu etika,” bebernya.

Selain itu, pada kunjungan tersebut Abhan berharap, agar Bawaslu kota Kendari dapat bersinergi bersama pemerintah Kota Kendari untuk dapat diberikan bantuan fasilitas sarana dan prasarana guna peningkatan kerja Bawaslu kota Kendari.

“Harapan kami Pemerintah Daerah juga dapat memfasilitasi terkait dengan sarana prasarana, terutama kantor, agar cukup presentatif jika ada kantor. Itu cukup menunjang kerja dari Bawaslu. Kebutuhan kami adalah hal yang representatif. Meskipun itu bukan hal yang mewah namun cukup menunjang kerja,” tutupnya.

Penulis : Luthfi Badiul Oktaviya
Editor : AK

Pos terkait