Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di wilayah bumi anoa. Langkah ini dibuktikan dengan keterlibatan aktif jajaran pemerintah kota dalam rapat koordinasi persiapan penilaian Kejar Award 2026 yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kantor OJK Sultra, Selasa (9/6/2026).
Rapat strategis tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, SH, STP., M.Si., Asisten II Setda Nismawati, Kepala Bagian Ekonomi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan dari pihak perbankan, Bank Sultra.
Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan taktik dan mengevaluasi indikator data guna menghadapi skema baru penilaian dari OJK.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan optimisme tinggi bahwa Kota Kendari mampu bersaing ketat dan mencatatkan prestasi dalam ajang tersebut.
Menurutnya, rekam jejak Kota Kendari yang konsisten dan tidak pernah absen dalam berbagai momentum penghargaan menjadi modal sosial dan administratif yang kuat.
“Tahun ini kita akan bersaing di tingkat regional Sulawesi. Sejarahnya, Kota Kendari tidak pernah absen dalam berbagai momentum penilaian dan penghargaan seperti ini. Komitmen kepala daerah, dalam hal ini Ibu Wali Kota, sangat besar dalam mendorong kemajuan daerah,” ujar Amir Hasan.
Amir menggarisbawahi bahwa komitmen penuh dari pimpinan daerah telah teruji lewat kesuksesan Kendari menjadi tuan rumah berbagai agenda besar, mulai dari pertemuan Wali Kota se-Asia Pasifik (ASPAC), lokakarya bupati se-Indonesia, hingga agenda nasional Kementerian Dalam Negeri dan APEKSI.
Selain itu, performa ekonomi kota juga dinilai mumpuni, terbukti dengan raihan posisi kedua dalam penilaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setelah Kota Baubau.
Di sisi lain, Deputi Direktur OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Indra Natsir Dahlan, membeberkan adanya perombakan regulasi kompetisi pada tahun ini. Jika tahun lalu kompetisi bersifat nasional dan mencakup 514 kabupaten/kota sekaligus, maka pada Kejar Award 2026 kompetisi dipecah menjadi lima wilayah regional.
Sistem baru ini menempatkan kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara untuk bertarung memperebutkan nominasi dengan sekitar 80 daerah lain di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.
“Adapun data yang akan dikuliti tim penilai mencakup akumulasi progres program periode Juli 2025 hingga Juni 2026.elalui rapat ini kita ingin mempersiapkan seluruh data dan indikator penilaian dengan baik. Intinya adalah bagaimana pelaporan capaian program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) dapat disusun secara maksimal,” ujarnya.
Data yang dinilai mencakup periode Juli 2025 hingga Juni 2026, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pengecekan capaian sejak sekarang.
Pihak OJK berharap penuh agar Pemerintah Kota Kendari mampu tampil menonjol, merebut nominasi regional, sekaligus menjadi motor penggerak bagi perluasan budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar serta mempercepat akses inklusi keuangan masyarakat di Sulawesi Tenggara.















